aa
Grafis Infopubdok Kaltara

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Bulan Maret ini, penerbangan bersubsidi (SOA) ke wilayah perbatasan dan pedalaman di Kalimantan Utara sudah mulai dilaksanakan setelah proses lelang pekerjaan tersebut selesa. “Alhamdulillah, saya baru mendapat laporan proses lelang untuk pemberian subsidi ongkos angkut (SOA) penerbangan ke wilayah perbatasan dan pedalaman Kaltara sudah hampir selesai. Insya Allah pada akhir Maret ini sudah mulai jalan.,” kata Gubernur Kaltara, H Irinato Lambrie, Jumat (15/3/2019).

Diterangkan, anggaran pemberian SOA penumpang penerbangan bersumber dari APBN dan APBD Kaltara. Dari APBN, tahun ini pemerintah, melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI mengalokasikan anggaran sebesar Rp 35 miliar. Sementera dari Pemprov Kaltara melalui APBD 2019, kita anggarkan Rp 12 miliar. “Secara total tahun ini alokasi anggaran untuk SOA Penerbangan mencapai Rp 47 miliar,” kata gubernur. (lengkapnya lihat grafis)

Subsidi  diberikan untuk mengurangi beban ongkos transportasi bagi masyarakat ke wilayah perbatasan. Program SOA penerbangan sudah berjalan sejak beberapa tahun terakhir. Besaran subsidinya sekitar Rp 600 ribu sampai Rp 700 ribu per penumpang. Misalnya harga tiket Rp 1 juta, ongkos yang dibayarkan oleh warga hanya Rp 300 ribu hingga Rp 400.000 per orang. “Program ini sangat bagus, karena sangat membantu masyarakat di wilayah perbatasan dan pedalaman yang selama ini hanya bisa menggunakan pesawat, sebagai satu-satunya alat transportasi,” terang gubernur.

Selain memberikan subsidi, Pemprov Kaltara  juga berupaya membangun sarana infrastruktur jalan dan jembatan ke daerah perbatasan, sebagai pembuka keterisolasian wilayah. Sehingga, ke depan masyarakat tidak hanya berharap pada angkutan penerbangan saja, yang ongkosnya sangat tinggi. (adv)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *