Bupati Ingatkan Parpol Gunakan Bankeu Sesuai Peruntukkannya

Bupati Berau, Sri Juniarsih saksikan perwakilan masing-masing Parpol peraih kursi DPRD Berau, menandatangani berkas penyerahan Bankeu dari Pemkab Berau, Kamis (8/7/2021).  (Foto Rita Amelia/Niaga.Asia)

 TANJUNG REDEB.NIAGA.ASIA-Bupati Berau, Sri Juniarsih menyaksikan langsung penyerahan bantuan keuangan (Bankeu) Pemkab Berau, dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Berau ke sembilan partai politik (Parpol), yang meraih kursi di DPRD Berau periode 2019-2024.

“Saya  mengingatkan kepada masing-masing Parpol agar penggunaan bantuan sesuai  peruntukkannya. Penggunaannya harus jelas. Jangan sampai terjadi kesalahan dalam pelaporan pertangungjawabannya. Pahami aturan yang berlaku, terutama untuk pengelolaan bantuan Parpol,” jelas Sri Juniarsih, saat memberikan arahan penyerahan Bankeu Parpol, di Balai Mufakat, Kamis (8/7/2021).

Lebih lanjut dikatakannya, pemberian Bankeu ini merupakan amanah Undang-Undang Nomor 2 tahun 2011 tentang Parpol. Dirinya berharap agar Bankeu tidak hanya digunakan mendukung program pendidikan politik dan  peningkatan SDM kader partai, tetapi juga dapat berkontribusi dalam menanggulangi COVID-19 di Berau.

Sedangkan Plt Kepala Kesbangpol Berau, Rabiatul Islamiah, menjelaskan, Bankeu diberikan setiap tahun hingga periodenya selesai. Total Bankeu yang diberikan kepada 9 Parpol untuk tahun ini adalah Rp 844 juta lebih.

“Sedangkan jumlah yang diterima masing-masing Parpol tidak sama, tergantung perolehan suara dan jumlah kursi yang didapat saat Pileg 2019 lalu,” ujarnya.

Untuk 9 Parpol yang mendapatkan Bankeu yakni Partai Nasdem dengan perolehan suara sah 22.379, mendapatkan Banpol Rp 171 juta lebih. Partai Golkar dengan suara 19.346, Banpol yang diterima Rp 147 juta lebih. PPP dengan suara 15.110, Banpol yang didapat Rp 115 juta lebih. PKS dengan suara 14.833, mendapat Rp 113 juta lebih.

Sementara untuk PDI-P dengan perolehan suara 10.402, menerima Banpol Rp 79 juta lebih. Demokrat dengan suara 8.393, Banpol yang didapat Rp 64 juta lebih. PAN mendapat Rp 63 juta lebih, dengan perolehan suara 8.288. Gerindra dengan suara 7.912, mendapatkan Rp 60 juta lebih. Dan terakhir Hanura dengan jumlah suara 3.834, mendapat Banpol Rp 29 juta lebih.

Ditambahkan Rabiatul, jumlah Bankeu yang diterima tahun ini tidak ada perubahan. Meskipun ada usulan dari sejumlah Parpol untuk penambahan, karena kondisi keuangan daerah yang tidak memungkinkan saat ini.

“Sementara untuk laporan pertanggungjawaban penggunaan Bankeu, diserahkan masing-masing Parpol kepada Badan Pengawas Keuangan (BPK) Provinsi Kaltim, pada Januari 2022 mendatang,” kata Rabiatul.

Penulis: Rita Amelia I Editor: Intoniswan

Tag: