Bupati Nunukan : Gunakan Anggaran untuk Kesejahteraan Rakyat

Bupati Nunukan Hj Asmin Laura menyerahkan petikan DIPA kepada pimpinan Lembaga/Kementerian vertikal di Nunukan, Rabu (29/12/2021).  (Foto Istimewa/Niaga.Asia)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA-Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura menyampaikan, anggaran yang dialokasikan dari  APBN harus segera dijalankan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tahun 2022 mendatang.

Laura menyampaikan itu saat menyerahkan petikan DIPA  Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp1,26 triliun secara simbolis kepada Polres Nunukan, Kejaksaan Negeri, Kementerian Agama (Kemenag) dan Unit Penyelenggara Bandar Udara Nunukan.

Penyerahan petikan DIPA berlangsung di kantor Bupati Nunukan, dihadiri oleh Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah, Wakil DPRD Nunukan, Hj Rahma Leppa, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Nunukan, Budi Sukoyo serta jajaran Forkopimda Nunukan, hari ini, Rabu (29/12/2021).

“Saya harap seluruh anggaran harus dibelanjakan secara efektif, sesuai dengan aturan, melibatkan partisipasi masyarakat, dan mengutamakan produk dalam negeri,” kata Laura.

Dalam kesempatan yang sama, kepala KPPN Nunukan, Budi Sukoyo mengatakan alokasi APBN yang diterima Nunukan dalam bentuk Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) meliputi batuan keuangan DBH, DAU, DAK fisik, DAK non fisik, DID, dan Dana Desa.

“Untuk Dana Desa sebesar Rp 1,01 triliun, sedangkan belanja kementerian/lembaga Rp 250,5 miliar, total Rp. 1,26 triliun,” sebutnya.

Budi menerangkan dari total DIPA Rp 1,26 triliun tersebut, dana yang disalurkan melalui KPPN Nunukan sebesar Rp498 miliar yang terdiri dari belanja kementerian/lembaga sebesar Rp250,5 miliar dan Rp247, 5 miliar dalam bentuk TKDD berupa DAK fisik dan Dana Desa.

Secara keseluruhan, dana APBN yang disalurkan melalui KPPN tahun 2022 mengalami penurunan sebesar 21,1 persen dibandingkan tahun 2021. Penurunan ini terjadi akibat dampak pandemi Covid-19.

“Diperkirakan tahun 2022 masih menjadi fase yang cukup berat, apalagi ada ancaman munculnya virus varian omicron,” ujar Budi.

Kendati masih dalam waspada pandemi, pemerintah pusat dan daerah pada tahun 2022 berharap perekonomian masyarakat bangkit bersamaan dengan mulai rendahnya kasus penularan kasus Covid-19.

Semangat bangkitnya perekonomian dapat terlihat dari naiknya pertumbuhan ekonomi di kuartal II tahun 2021 sebesar 7,07 yang merupakan angka tertinggi selama 16 tahun terakhir.

“Kisaran pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2022 ditargetkan di angka 5,2 persen,” ucapnya.

Penulis : Budi Anshori | Editor : Rachmat Rolau

Tag: