Buronan BNN Diringkus di Kalimantan Timur

Buron BNN dengan tangan terborgol mengenakan baju tahanan BNN saat menjalani pemeriksaan (Foto : BNN Provinsi Kaltim)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Tim gabungan BNN Provinsi Kalimantan Timur dan BNN RI, menangkap buron kasus narkotika, AR, di Kutai Timur, Kamis (14/10) sore. AR kini meringkuk di penjara BNN Kaltim di Samarinda.

Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Kaltim Kombes Pol Djoko Purnomo menerangkan, AR diamankan di Samarinda.

“Dia adalah buron kasus narkoba,” kata Djoko, dikutip Niaga Asia melalui keterangan tertulis Humas BNNP Kaltim, Jumat (15/10) sore.

Penangkapan AR tidak berjalan mulus. Tim gabungan meringkusnya melalui pengejaran, saat AR diduga membawa sabu melalui perjalanannya dari Bulungan di Kalimantan Utara, menuju ke Samarinda.

“Tim melakukan pengejaran di jalan poros Sangatta – Bengalon. Tepatnya di daerah Desa Muara Bengalon. Dia tahu ada petugas, kemudian kabur,” ujar Djoko.

Tim gabungan BNN menyita 5,28 kg sabu dari AR (Foto : Humas BNNP Kaltim)

Menurut Djoko, AR mencoba menghilangkan barang bukti sabu, dengan membuang paket barang haram itu. Namun nahas, mobil yang dia kendarai oleng.

“Dan (terperosok) masuk jurang. Dalamnya sekitar 15 meter,” tambah Djoko.

Paket yang dibuang AR berhasil ditemukan petugas. Belakangan isinya benar sabu seberat 5,283 kilogram. “Sementara mobilnya rusak berat,” ungkap Djoko.

AR digelandang ke markas BNNP Kaltim di Samarinda. Dia mengakui sabu itu hendak diedarkan di Samarinda atas perintah seseorang yang diduga berstatus narapidana/tahanan.

“Atas perintah AG seorang warga binaan. Sementara AG ini juga masih berada di balik jeruji besi,” pungkas Djoko.

Sumber : BNNP Kaltim | Editor : Saud Rosadi

Tag: