aa
Zulfakar M Noor

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Bakal calon anggota legilsatif dari Partai NasDem Kalimantan Timur untuk anggota DPRD Kaltim di Pemilu 2019, Zulfakar M Noor tidak memberitahukan kedudukannya sekarang di Dewan Pengawas (DP) Perusda Tirta Kencana Kota Samarinda yang tak lain adalah BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) Pemerintah Kota Samarinda.

“Yang bersangkutan  (Zulfakar) di bio datanya hanya menulis pekerjaannya pensiunan PNS (Pegawai Negeri Sipil). Tidak ada menyebutkan dia adalah anggota di Dewan Pengawas PDAM Samarinda,” kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim Divisi Teknis dan Pemilu, Rudiansyah ketika dikonfirmasi Niaga.Asia, Sabtu malam (18/8).

Menurutnya, kalau Bacaleg Zulfakar itu benar duduk sebagai anggota DP PDAM Samarinda yang nota bene BUMD, maka terkena kewajiban yang sama dengan bacaleg lain yang duduk sebagai aparatur penyelenggara negara, yakni melampirkan surat mengun durkan diri sebagai anggota DP PDAM dan setelah ditetapkan dalam DCT (Daftar Calon Tetap) berhenti total di PDAM. “Kalau kondisinya seperti itu, masyarakat bisa menyampaikan surat ke KPU perihal Zulfakar,” kata Rudiansyah.

Disebutkan, syarat menuju DCS bagi calon yg wajib mundur karena pindah partai, aparatur penyelenggara negara, pejabat BUMN dan BUMD adalah: 1. Surat pengunduran diri. 2. Tanda terima surat pengunduran diri dari pejabat berwenang. 3. Surat keterangan dari pejabat berwenang bahwa pengajuan pengunduran dirinya sedang diproses. “Kemudian syarat menuju DCT adalah H-1 sudah harus menyampaikan SK pemberhentianya kepada KPU,” ungkap Rudiansyah.

aa
Zulfakar M Noor saat dilantik menjadi anggota Dewan Pengawas PDAM Samarinda Periode 2016-2019.

Berdasarkan dokumen yang dimasukkan Partai NasDem ke KPU Kaltim, Zulfakar berada diurutan Nomor 3 Dapil Samarinda untuk DPRD Kaltim, berada dibawah Hj Fatimah Asyari dan H Saefuddin Zuhri.

Zulfakar adalah pensiunan pegawai negeri sipil dengan jabatan terakhir Sekretaris Daerah Kota Samarinda. Setelah pensiun, Zulfakar diangkat Wali Kota Samarinda, H Syaharie Jaang sebagai anggota Dewan Pengawas PDAM Samarinda Periode 2016-2019. Kelima Dewan Pengawas PDAM Periode 2016-2019 yakni Ketua Syamsul Bachri, Sekretaris Irwan Gani dan anggota Zulfakar Noor, Ade Syukma dan Suryadi Hidjrati. (001)

Berita Terkait