
SAMARINDA.NIAGA.ASIA — Raut wajah Dewi Ernawati masih tampak tak percaya ketika namanya resmi diumumkan sebagai pemenang hadiah utama berupa emas batangan seberat 124 gram, dari program undian nasional PT Pegadaian.
Ibu rumah tangga asal Samarinda, Kalimantan Timur itu menjadi satu dari 12 nasabah beruntung secara nasional, yang memenangkan program undian Badai Emas Pegadaian periode kedua tersebut.
Dewi menceritakan perjalanannya bersama Pegadaian dimulai sejak tahun 2015 lalu. Seiring perkembangan teknologi, dia mulai beralih menggunakan aplikasi Tring by Pegadaian, untuk mempermudah transaksi emas tanpa harus keluar rumah.
“Aplikasi ini kan terhitung baru, saya iseng download dan ternyata transaksi lebih gampang hanya dari Ponsel, tidak perlu ke lokasi Pegadaian langsung,” kata Dewi saat ditemui pada acara penyerahan hadiah di Kantor Pegadaian Cabang Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, Sabtu 11 April 2026.
Dewi merupakan seorang ibu tunggal (single parent) yang menghidupi empat orang anak dengan kesehariannya sebagai ibu rumah tangga. Baginya kemenangan itu bukan sekadar keberuntungan, melainkan buah dari kesetiaannya menjadi nasabah Pegadaian selama 11 tahun.
Melalui aplikasi itu, Dewi aktif mengumpulkan poin dari setiap transaksi. Keisengannya menukarkan poin tersebut akhirnya berbuah manis, saat panggilan telepon datang memberi kabar gembira kalau dia memenangkan undian badai emas.
Meski awalnya sempat ragu karena maraknya penipuan, namun penyebutan identitas data yang akurat meyakinkannya bahwa panggilan itu resmi dari Pegadaian.
“Awalnya tidak yakin itu dari Pegadaian. Tapi ternyata mereka menyebutkan nama lengkap saya dan menyuruh saya datang ke kantor. Ternyata benar, saya menang undian,” ujarnya.
Dewi mengisahkan, menabung emas awalnya dimulai dengan mencicil emas ukuran 1 gram, dengan angsuran cucil Rp150 ribu per bulan.
Hadiah emas senilai ratusan juta rupiah itu rencananya tidak akan langsung diuangkan, melainkan akan dikelola kembali sebagai investasi jangka panjang.
“Emas 124 gram ini sebagian saya investasikan kembali untuk masa depan anak-anak. Saat ini tiga anak saya masih sekolah. Pegadaian memberikan solusi cepat dan murah, bahkan layanan gadai bisa dijemput ke rumah,” kata Dewi Ernawati.
Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Samarinda Andika Dwi Prasetyo menjelaskan program Badai Emas merupakan bentuk penghargaan perusahaan kepada nasabah aktif.
“Selamat kepada Ibu Dewi Ernawati mendapatkan emas 124 gram galeri 24. Beliau adalah satu dari 12 orang beruntung secara nasional,” kata Andika.
Andika berharap program hadiah badai emas ini dapat menginspirasi masyarakat luas mengenai pentingnya investasi emas, terutama di tengah tren kenaikan harga komoditas itu.
“Semoga hadiah ini bermanfaat dan dapat menyampaikan kepada masyarakat lain mengenai manfaat bertransaksi di Pegadaian,” demikian Andika Dwi Prasetyo.
Penulis: Nur Asih Damayanti | Editor: Saud Rosadi
Tag: EmasPegadaianSamarinda