Cerita Tim SAR di Tengah Pencarian Amiruddin yang Hilang di Hutan Anggana di Kukar

Personil Basarnas saat penyisiran pencarian Amiruddin, Kamis (26/8). (Foto : HO/Basarnas)

ANGGANA.NIAGA.ASIA – Amiruddin (71), warga Desa Kutai Lama di Anggana, Kutai Kartanegara, dilaporkan hilang keluarganya. Hingga sore hari ini, Amiruddin masih dalam pencarian tim SAR gabungan. Belakangan diketahui, Amiruddin bukan kali ini saja hilang dan dicari keluarganya.

“Tidak ada yang tahu Pak Amiruddin ini ngapain masuk ke dalam hutan,” kata Koordinator Basarnas Unit Siaga SAR Samarinda Riqi Effendi, dikonfirmasi Niaga Asia, Kamis (26/8).

Riqi menerangkan, sesuai kronologi diperoleh, Amiruddin terlihat terakhir Selasa (24/8) sore sekitar pukul 17.00 WITA. Amiruddin meninggalkan motornya di pinggir jalan lalu berjalan sendiri masuk ke hutan.

“Yang melihat itu adalah ibu yang punya warung. Karena di lokasi ada warung. Saksi ini tidak tahu persis juga, Bapak (Amiruddin) ini sadar atau tidak masuk sendiri ke hutan,” ujar Riqi.

Berita terkait :

Masuk Hutan di Kutai Lama, Amiruddin Dilaporkan Hilang

Kondisi hutan itu sendiri tidak begitu lebat, dan memang sudah biasa warga mondar mandir di sekitarnya.

Memasuki malam hari sekitar pukul 22.00 WITA, motor Amiruddin masih terlihat di pinggir jalan. Keberadaan motor itu pun dilaporkan ke keluarganya.

“Besoknya, dicari di rumah tidak ada. Kemudian dilakukan penyisiran oleh keluarga dan warga. Sampai sekarang pun masih nihil,” ungkap Riqi.

Dari penjelasan keluarga, Amiruddin bukan kali pertama hilang. “Bapak ini informasinya sudah sering hilang, kemarin-kemarin ketemu. Ya, beberapa kali hilang tapi ketemu,” sebut Riqi.

Pencarian Amiruddin terbagi menjadi 6 tim dan belum menemukan tanda-tanda keberadaannya hingga Kamis (26/8) sore. (Foto : HO/Basarnas)

“Beliau ini linglung, kadang lupa-lupa. Pernah juga tinggalkan kendaraannya, minta carikan. Begitu keterangan keluarganya ya,” terang Riqi lagi.

Kondisi hutan sendiri tidak begitu lebat melainkan semak belukar tinggi. Di dalamnya juga terdapat jalur off road dan motor trail. “Dari kemarin sudah disisir. Tim juga melakukan penyisiran sampai 3 kilometer masih nihil,” jelas Riqi.

Unsur SAR gabungan membagi 6 kelompok pencarian. Tiga tim dari warga, dua tim dari Basarnas, BPBD, Koramil dan Polsek. Satu lagi tim motor trail.

“Karena kita juga menggunakan motor trail. Sampai sekarang (pukul 16.46 WITA) belum ada tanda-tanda keberadaan korban,” demikian Riqi.

Penulis: Saud Rosadi | Editor: Saud Rosadi

Tag: