Dokter RSUD Tarakan yang sehari-hari menangani pasien COVID-19 di rumah sakit milik pemprov Kaltara. (Foto RSUD Tarakan)

NUNUKANNIAGA.ASIA-Pasien-pasien positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kalimantan Utara (Kaltara), kembali mendapat kesembuhan. Berdasarkan pemeriksaan sample swab yang dterima tanggal 17 Juni 2020, terdapat 8 kasus positif dinyatakan sembuh.

“Hasil Tes Cepat Molekuler (TCM) Tarakan menyimpulkan, ada 8 orang kasus positif sembuh dari Covid-19, kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltara, Agust Suwandy.

Dengan adanya tambahan 8 kasus positif sembuh, jumlah pasien Covid-19 di Kaltara yang dinyatakan kesembuhan menjadi 145 orang, kasus meninggal dunia 2 orang, pasien masih menjalani perawatan sebanyak 24 orang.

Adapun data persentasi kesembuhan Covid-19 di Kaltara hingga hari ini telah mencapai 85,8 persen dengan rincian, Kabupaten Bulungan 95%, Kabupaten Nunukan 93%,  kota Tarakan 81%, Kabupaten Malinau 79% dan Kabupaten Tana Tidung 33%.

“Bulungan dan Nunukan adalah daerah dengan kasus kesembuhan tertinggi di Kaltara yang persentasi kesembuhan diatas 90 persen,” ucapnya.

Kasus-kasus positif sembuh tersebut berada di dua daerah yaitu, kota Tarakan sebanyak 1 orang dan Kabupaten Nunukan 7 orang. Untuk pasien di Tarakan berinisal PC laki-laki usia 39 tahun.

Pasien di Kabupaten Nunukan masing-masing berinial MI laki-laki umur 14 tahun (Claster JT), TR laki-laki umur 44 tahun (Claster JT), AY laki-laki umur 38 tahun (Claster JT), DL laki-laki umur 40 tahun (Claster JT), SS laki-laki umur 15 tahun (Transmisi Lokal), MIM laki-laki umur 15 (Transmisi Lokal) dan KL laki-laki umur 60 tahun (Riwayat perjalanan dari Malaysia)

“Untuk notifikasi konfirmasi kasus positif tambahan tidak ada, jumlah kasus positif di Kaltara tetap 171 orang,” sebut Agust.

Dikatakan Agust, Pemerintah Kaltara menghimbau kepada masyarakat agar tetap mentaati protokol kesehatan, mari kita jalankan peraturan- peraturan yang ada dalam rangka tetap mengantisifasi penularan Covid-19 di wilayah kita Provinsi Kaltara.

Meski kasus positif di Kaltara dari hari-kehari jumlahnya minimal dengan jumlah kesembuhan cukup sudah tinggi, tetapi untuk penegakkan protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan dan tetap diadakan selama pandemi.

“Kita harus tetap ada keswaspadaan kita semua masyarakat dan adanya kesadaran bersama-sama mentaati aturan segala aturan,” tutupnya. (002)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *