Tersangka Aidi Saputra kasus dugaan penipuan (foto : Polres Bontang)

BONTANG.NIAGA.ASIA – Salah seorang pegawai koperasi di kota Bontang, Aidi Saputra (26), meringkuk di penjara. Dia diduga menggunakan dana sebesar Rp46,8 juta milik koperasi dia bekerja, buat berjudi. Padahal, dana itu adalah dana pinjaman 26 nasabah.

Aidi ditangkap kepolisian, di kawasan Jalan Bhayangkara, Bontang Utara, pada Selasa (12/1) sore, sekira pukul 16.30 WITA, oleh tim Rajawali Satreskrim Polres Bontang, dengan dugaan tindak pidana penipuan.

Kasus itu terbongkar, lantaran lebih 20 orang nasabah koperasi tidak menerima pinjaman dari koperasi Aidi, tempatnya bekerja. Meski, koperasi mengklaim telah memberikan pinjaman puluhan juta rupiah.

“Dalam dua bulan, pelaku (Aidi) mengambil uang di kasir koperasi senilai lebih Rp45 juta,” kata Kasubbag Humas Polres Bontang AKP Suyono, dikutip Niaga Asia, Kamis (14/1).

Diterangkan Suyono, dana itu, seharusnya diberikan kepada peminjam di koperasi, yang totalnya mencapai 26 nasabah. “Tapi, dana itu digunakan pelaku, untuk bermain judi online, dan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Suyono.

Aidi pun diketahui punya cara untuk mengelabui kantornya.

“Untuk menutupi perbuatannya, dia membuat kuitansi/promise, yang ditandatangani sendiri, seakan-akan uang itu diberikan kepada nasabah,” tambah Suyono.

Dari laporan pihak koperasi diketahui nominal kerugian mencapai Rp46,873 juta. Aidi kini ditetapkan tersangka, dan meringkuk di penjara Polres Bontang.

“Pasal yang disangkakan oleh penyidik kepada pelaku adalah pasal 378 KUHP tentang penipuan,” tutup Suyono. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *