
SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Komandan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (Danrem 091/ASN), Brigjen TNI Anggara Sitompul, S.I.P., M.Si. menegaskan, siapa pun tidak boleh menutup sungai Mahakam dengan alasan apapun sebab, sungai Mahakam itu urat nadi perekonomian Kaltim dan ada ribuan orang bekerja tiap hari di sungai Mahakam.
Hal itu ditegaskannya dalam acara Coffe Morning bersama seratusan wartawan hari ini, Rabu (28/1/2026) di di Aula Wira Yudha Korem 091/ASN di Samarinda, Kalimantan Timur.
Korem 091/ASN selalu mencermati situasi terkini Kalimantan Timur (Kaltim) dan menyampaikan saran secara tertutup kepada kepala daerah dalam rapat Forkopimda dalam rangka mencari solusi menyelesaikan masalah yang timbul di masyarakat.
Kapal penumpang dan barang dari Samarinda – Ulu Mahakam kesulitan mendapatkan BBM subsidi, mengancam menutup sungai Mahakam, ormas yang keberatan pemangkasan DBH (Dana Bagi Hasil) atau TKD (Transfer ke Daerah), juga pernah mengancam akan menutup sungai Mahakam.
“Kami memperhatikan aksi demo yang dalam narasinya menyampaikan akan memblokir atau menutup sungai Mahakam dari aktivitas kapal dan ponton,” ungkap Danrem.
Menurut Danrem 091/ASN, terakhir yang ingin memblokir sungai Mahakam adalah pengusaha kapal reguler angkutan penumpang dan barang dari Samarinda-Ulu Mahakam (PP), karena tidak bisa mendapatkan BBM subsidi untuk kapalnya, padahal sumber masalahnya di Pertamina.
“Jadi kami sarankan ke pengusaha kapal, karena sumber masalah kesulitan mendapatkan BBM subsidi di Pertamina, sampaikan tuntutan ke Pertamina di Balikpapan, jangan memblokir sungai Mahakam,” ujarnya.
Kepada ormas yang keberatan pemangkasan DBH (Dana Bagi Hasil) atau TKD (Transfer ke Daerah) Kaltim yang juga pernah mengancam akan menutup sungai Mahakam, dikatakan Danrem, sampaikanlah keberatan atau aspirasi melalui jalurnya, misalnya ke DPRD dan ke DPR, atau ke pemerintah pusat.
“Masalah TKD atau DBH itu adalah masalah kebijakan politik, jadi alur mengatasinya di ranah politik, bukan menutup atau memblokir sungai Mahakam,” tegas Danrem 091/ASN.
Danrem 091/ASN mengajak semua pihak untuk bijak menyikapi perkembangan situasi di daerah dan begitu pula dalam menggunakan diksi dan narasi ketika menyampaikan aspirasi, serta memperhatikan kepentingan orang banyak.
“Sungai Mahakam itu objek vital ekonomi daerah, ada puluhan ribu orang bekerja dari adanya aktivitas ekonomi di sungai Mahakam.”
Penulis: Intoniswan | Editor: Intoniswan
Tag: Danrem 091/ASNSungai Mahakam