kpu
Mohammad Syamsul Hadi

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Debat pamungkas atau ke-3 pasangan calon (paslon) gubernur Kaltim Tahun 2018 thema sentralnya tentang reformasi birokrasi, korupsi, dan pelayanan publik. Debat ketiga ini disiarkan langsung oleh TVRI (Kaltim) dari Gedung Kesenian Balikpapan, pukul 19.00 WITA, hari Jumat (22/6/2018).

Hal itu diungkapkan terpisah oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim, Mohammad Taufik, Komisioner KPU Kaltim Divisi Kaltim Divisi Sosialisasi, Parpas dan SDM, Mohammad Syamsul Hadi, dan Sekretaris KPU Kaltim, H Syarifuddin Rusli, hari Senin (18/6/2018).

Menurut Taufik, pemilihan lokasi debat di Balikpapan sudah didasarkan hasil musyawarah stake holder di pilgub Kaltim, termasuk perwakilan keempat paslon. “Semua setuju karena Gedung Kesenian Balikpapan bisa menampung sekitar 900 orang. Kalau kedua lantai digunakan bisa menampung 1.400 orang. Tempat parkir juga luas karena bisa menggunakan pula parkiran di Gedung DOM,” ujarnya.

Sementara itu Mohammad Syamsul Hadi menambahkan,  thema debat pamungkas ini tak kalah menarik dengan thema dua debat sebelumnya. Materi yang akan diperdebatkan dalam garapan tim pakar yang juga mendesain debat sebelumnya. “Thema debat terakhir ini juga menyangkut hajat hidup orang banyak, pusat perhatian masyarakat, dan selama ini juga jadi topik pembicaraan di masyarakat,” ujar Syamsul.

Diterangkan Syamsul, debat antar paslon akan berlangsung selama 90 menit penuh, dalam tenaggang waktu 90 menit itu akan diselingi 30 menit dengan iklan paslon. Bertindak nanti sebagai host, pemandu debat penyiar berita nasional di TVRI. “Sedangkan jumlah pendukung atau timses paslon yang bisa masuk ke dalam lokasi debat masih dirundingkan KPU dengan perwakilan paslon, dan aparat pengamanan dari kepolisian,” ungkapnya.

Sekretaris KPU Kaltim, H Syarifuddin Rusli menambahkan, Gedung Kesenian Balikpapan yang akan dipakai sebagai lokasi debat sudah ditinjau langsung perwakilan paslon dan tidak ada yang keberatan, sehingga TVRI mulai hari ini sudah me-lay-out tempat acara, begitu puala dengan alat dan peralatan yang diperlukan.

Pekerjaan persiapan debat, terutama alat dan peralatan non teknis yang diperlukan diborongkan ke pihak ketiga, KPU terima jadi. Sedangkan hal-hal bersifat teknis siaran sepenuhnya diurus TVRI. “Untuk timses paslon yang boleh masuk gedung masih akan dimusyawarahkan dengan timses paslon dan aparat keamanan. Tanggal 22 Juni itu juga bertepatan dengan masa kampanye terakhir paslon,” kata Syarifuddin. (adv)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *