Debt Collector yang Cegat Babinsa Akui Salah dan Minta Maaf

Debt collector yang mengerubungi Serda Nurhadi.

JAKARTA.NIAGA.ASIA – Koordinator debt collector, Hendry Leatomu akhirnya meminta maaf atas tindakan dirinya serta anak buahnya yang menghadang Babinsa (Serda. Nurhadi) saat mengantar pemilik mobil ke rumah sakit.

Ia mengaku sudah menyalahi aturan dan terbawa emosi karena lelah bekerja.

Permohonan maaf itu disampaikan olehnya saat konferensi pers di Makodam Jaya, Cililitan, Jakarta Timur, Senin (10/05/2021).

“Saya minta maaf yang sebesar – besarnya Pak atas apa yang kita lakukan kemarin itu salah sebenarnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, anggota Polres Metro Jakarta Utara menangkap 11 debt collector yang merampas kunci mobil Honda Mobilio B 2683 BZK saat dikemudikan anggota TNI Serda Nurhadi pada Minggu (09/05/2021).

Para tersangka yang diringkus berinisial YM (23), JAK (29), HHL (26), HEL (27), PA (29), GL (38), GYT (27), JT (21), AM (27), DS (26), dan HRL (25).

Wakapolres Metro Jakarta Utara (AKBP. Nasriadi) mengungkapkan, selain mengamankan para tersangka, polisi juga menyita empat video rekaman yang viral di sosial media.

“Kejadiannya itu pada Kamis 6 Mei lalu, kemudian baru viral kemarin Sabtu (08/05/2021),” ujarnya.

Selain itu, sejumlah barang bukti seperti empat rekaman video, tujuh pakaian yang digunakan saat menghadang, hingga surat kuasa penarikan mobil dari Clipan Finance pada PT. Anugrah Cipta Kurnia Jaya yang berhasil diamankan.

“Berdasarkan hasil penyelidikan telah diamankan 11 orang pelaku. Namun, dari pemeriksaan awal, yang terdapat di dalam video hanya DS, HRL, HHL, GL, GYT, JT, dan YAKM,” kata Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP. Nasriadi.

Para pelaku masih menjalani pemeriksaan dan dijerat dengan Pasal 335 ayat 1 KUHP dan Pasal 365 KUHP.

Sumber: Humas Polda Metro Jaya | Editor: Intoniswan

Tag: