Hj. Asmin Laura dan Hanafiah membacakan deklarasi pencalonan sebagai pasangan calon bupati dan wakil Bupati di Pilkada Nunukan, Kamis z930/7/2020). (foto Budi Anshori/Niaga.Asia)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA-Pasangan Hj. Asmin Laura Hafid dan Hanafiah (Amanah) mendeklarasikan diri untuk maju sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, dalam Pilkada yang akan digelar 9 Desember 2020.

Pasangan bakal calon petahana ini datang mengenakan pakaian putih dan celana biru ini disambut dengan teriakan menang-menang oleh simpatisan partai pendukungnya dan masyarakat yang hadir memenuhi ruang yang dinamai  Posko Pemenangan Amanah, Kamis (30/07).

Bakal calon bupati Hj. Asmin dalam deklarasinya menerangkan, majunya dia kembali sebagai calon bupati tentunya telah mendapat restu keluarga dan orang tuanya H. Abdul Hafid Achmad dan Hj. Rahma Leppa serta seluruh partai pengusung.

“Atas restu orang tua kami dan partai pengusung, saya kembali maju menjadi bupati periode 2021- 2024 dengan tagline “Amanah Untuk Nunukan,” kata Laura.

Dipilihnya Hanafiah mendampingi maju di Pilkada didasari atas alasan-alasan yang telah dipikirkan matang.  Hanafiah adalah putra asli Kalimantan dan birokrat  senior. Besar harapan kam, kata Laura,  pada Pilkada ini seluruh masyarakat bersatu memenangkan pasangan Amanah.

Tujuannya maju di Pilkada adalah untuk pengabdian kepada masyarakat bangsa dan negara dan bukan hanya sekedar nafsu politik. Keadaan saat ini tidaklah mudah, pemerintah daerah bahkan negara sedang berada pada situasi memprihatinkan.

“Ada pepatah mengatakan, pelaut yang tangguh tidak lahir dari ombak yang tenang. Inshaallah kami akan mejadi pemimpin tangguh untuk masyarakat Nunukan,” ungkap Laura lagi.

Kepada seluruh partai pengusung dan simpatisan, Laura mengajak bersama-sama berjuang menuju kemenangan, hindari kesombongan, congkak dan latah. Fokuslah mencari simpati masyarakat dengan etika dan sopan santun.

Pemimpin yang baik, lanjut dia, adalah pemimpin yang hadir bersama – sama rakyatnya, bukan pemimpin yang dibangun melalui kekuatan isu maupun propaganda.  Insyaallah berkat doa dan perjuangan  bersama, 09 Desember 2020 akan diraih kemenangan.

Senada dengan Laura, bakal calon wakil bupati, Hanafiah menyatakan, pasangan bupati dan calon bupati Amanah merupakan kombinasi dan kolaborasi yang sangat manis dan bagus, hal ini jika dilihat dari sejarah pengalaman mantan Bupati Nunukan 2 priode H. Abdul Hafid Ahmad.

“Pak H. Hafid mantan atasan saya, beliau jadi bupati saya menjabat kepala Bapppeda Nunukan selama 7 tahun, saya serantang seruntung mendampingi beliau,” jelasnya.

Pada Pilkada 2020, H. Hafid yang merupakan orang tua dari Hj. Asmin Laura kembali mengodopsi dan kombinasikan pasangan calon kepala daerah yang diambil dari putra daerah dan warga pendatang. Gaya ini pernah beliau gunakan saat menjadi Bupati dengan mengambil Kasmir Foret sebagai wakilnya selama 2 priode.

“Kombinasi pasangan Amanah ini adalah bentuk penghargaan kepada anak daerah untuk bisa berkiprah bersama-sama membangun daerah,” sebutnya.

Deklarasi pasangan H. Asmin Laura dan Hanafiah dihadiri partai pendung yakni, Ketua DPC Hanura Hj Rahma Leppa, perwakilan DPD Golkar Nunukan, ketua DPC Gerindra Hj Nursan, perwakilan DPC PDIP Nunukan Wati.

Turut hadir dalam acara deklarasi, H Abdul Hafid Ahmad selaku penasehat DPC Hanura Nunukan, anggota DPRD Nunukan dan Provinsi Kaltara dari partai pengusung dan tokoh masyarakat perwakilan kecamatan – kecamatan. (002)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *