Dicari Sepekan Tidak Ketemu, Operasi SAR Balita Tenggelam di Pulau Bunyu Dihentikan

Tim Basarnas Tarakan saat operasi SAR hari ketujuh, Minggu (21/2). (Foto : HO/Basarnas Tarakan)

TARAKAN.NIAGA.ASIA – Operasi SAR pencarian balita Fahiz (5) yang tenggelam di perairan pulau Bunyu, Kalimantan Utara dalam sepekan ini, berakhir dan ditutup hari ini. Semua unsur SAR yang terlibat kembali ke satuan masing-masing, untuk kembali bersiap siaga.

Pencarian di hari ketujuh hari ini, pencarian SAR gabungan mencapai radius 2-3 nautical miles (NM), yang dilakukan sejak pukul 07.00 WITA pagi tadi.

“Tapi sampai jam 5 sore ini, SAR gabungan tidak menemukan korban Fahiz,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Tarakan Amiruddin, dikutip Niaga Asia, Minggu (21/2).

Berita terkait :

Kakak Beradik Tenggelam di Perairan Bunyu Kaltara, Rahul Ditemukan Meninggal

 

Amiruddin menerangkan, dengan demikian, operasi SAR berakhir dan dinyarakan ditutup. “Semua unsur SAR gabungan kembali ke kesatuan masing-masing, untuk kembali bersiap siaga,” ujar Amiruddin.

Namun demikian, lanjut Amiruddin, apabila nantinya ditemukan tanda-tanda korban di perairan, Basarnas dan unsur SAR gabungan memastikan kesiapan untuk kembali menggelar operasi SAR.

“Kita siap untuk melakukan proses evakuasi. Terkait penutupan operasi SAR hari ini, kita sudah berkoordinasi bersama Polair Polda Kaltara, UPP Kelas III Pulau Bunyu, hingga keluarga korban,” demikian Amiruddin. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *