Nenek Sewa yang dilaporkan hilang oleh keluarganya. (Foto : istimewa)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Seorang nenek, Sewa (65), di Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur, dilaporkan hilang di area tambang batubara, di Palaran. Diduga, dia tersesat dan tidak bisa pulang. Pencarian bahkan melibatkan 5 rescuer, dari Basarnas Balikpapan.

Keterangan diperoleh Niaga Asia, kabar hilangnya nenek Sewa, terjadi Selasa (8/9) pagi lalu, setelah berjalan keluar rumah. Keluarganya mencari kesana kemari, namun tidak kunjung ketemu.

Hilangnya nenek Sewa, sampai ke telinga para relawan kemanusiaan di Samarinda, dan kepolisian. Pencarian dilakukan dua hari ini. Namun nenek Sewa, masih tak kunjung ditemukan.

“Benar. Kami pastikan kabar itu, dengan melakukan pengecekan dulu. Dipastikan, kabar itu A1 (benar dan valid),” kata Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Octavianto, Kamis (10/9).

Tim SAR gabungan pencarian nenek hilang di kawasan tambang di Palaran (foto : Basarnas)

Informasi diperoleh Basarnas, nenek Sewa, terakhir kali terlihat warga sekitar, berada di kawasan hutan areal tambang batubara, di Bukuan, Palaran.

“Dilaporkan hilang sejak 8 September. Pencarian terhadap nenek ini, masih nihil,” ujar Octavianto.

Octavianto menjelaskan, tim Basarnas Balikpapan, diterjunkan ke Samarinda untuk melakukan pencarian nenek Sewa. Satu tim, lanjut dia, terdiri dari 5 personel rescuer. “Kami bergerak ke Samarinda sekitar jam 3 sore ini tadi,” sebut Octavianto.

Sejumlah peralatan dan akomodasi SAR darat, turut dibawa tim rescuer Basarnas Balikpapan. “Kami bawa mobil rescue, alat komunikasi seperti telepon satelit, dan peralatan Jungle, untuk pencarian korban,” pungkas Octavianto. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *