totok
Solomon Sartono.

SENDAWAR.NIAGA.ASIA-Meski harga sembako (sembilan bahan pokok) di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) stabil, tidak ada kenaikan menjelang hari raya Idul Fitri, Dinas Perdagangan dan Koperasi (Disdagkop) Kubar tetap menjual sembako murah ke 4 kecamatan di 7 kampung dalam rangka membantu masyarakat yang kebutuhan pokoknya meningkat menjelang hari raya.

“Berdasarkan pantauan kita, harga-harga kebutuhan pokok tetap stabil. Sembako murah kita antar ke masyarakat untuk membantu masyarakat dan sekaligus dalam rangka mengingatkan  pedagang agar tidak mencoba-coba menaikkan harga,” kata Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi Kubar, Solomon Sartono menjelaskan kepada Niaga.Asia, Rabu (06/6/2018).

Menurut Solomon Sartono yang akrab dipanggil Pak Tatok, Disdagkop rutin memantau harga sembako setiap hari dan menjelang hari raya juga akan melakukan sidak kembali ke pasar-pasar yang ada di Kubar.

Untuk keperluan menyedian sembako murah tersebut, Pemkab Kubar melalui Disdagkop mengalokasikan dana subsidi seekira Rp40.000.000, oo untuk membeli sembako. Sembako dan nilai harganya yang dijual murah ke masyarakat, Beras 5 kg sebanyak  270 sak dijual dengan harga Rp55.000/sak.

Gula disalurkan sebanyak 2.304 kg dengan harga jual harga Rp11.000/kg. Telur 422 piring dengan harga jual Rp45.000/piring. Kacang Tanah 366 kg, harga  jual Rp20.000/kg. Mie Goreng 2.269 bungkus, dijual seharga Rp2000/kg. Tepung Terigu 407 kg, dijual dengan harga Rp7.000/kg.

Bawang Merah 175 kg, dijual seharga Rp30.000/kg. Bawang Putih 90 kg, dijual Rp25.000/kg.  Minyak Goreng 989 kg dijual dengan harga Rp11.000/kg. Susu Kental Manis 1.477 kaleng dijual Rp7.000/kaleng.  Mentega 282 kg, dijual Rp 6000/kg.  Teh Celup 162 kotak dijual Rp4000/kotak, Kopi 234 bungkus dijual per bungkus Rp5000. Sirup ABC 352 botol dijual Rp12.000/botol. Sirup Marjan 381 botol dijual Rp15.000/botol.

Tentang sembako murah, Tatok menjelaskan, dijual  di 4 kecamatan dan 7 kampung. Di  Kecamatan Barong Tongkok, sembako murah dijual di dua kampung yaitu Sumber Sari dan Rejo Basuki. Kemudian di Kecamatan Melak di Kampung Melak Ilir dan Muara Benagaq. Sedangkan di  Kecamatan Bigung di Kampung Purwodadi dan Tutung. Di  Kecamatan Damai, sembako murah dipasarkan di  Damai Kota.

“Sembako murah dijual di 7 kampung berdasarkan hasil survei dan sebagian besar penduduknya muslim, atau akan menyongsong hari raya Idul Fitri. Kita pastikan sembako murah dinikmati masyarakat yang memang membutuhkan,” terang Tatok.

Ia menambahkan, penjualan sembako murah ke masyarakat di Kubar, selaian yang disubsidi Pemkab Kubar melalui Disdagkop, perusahaan swasta seperti PT Pamapersada Nusantara melalui dana CSR juga menyalurkan sembako murah dan pelaksanaannya dikelola sendiri oleh perusahaan swasta tersebut. (004)

Berita Terkait