Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor bersama Pangdam Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto dan Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak, juga beserta jajaran Forkopimda, di Makorem 091/ASN, Rabu (14/10) pagi. (Foto : Korem 091/ASN)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Serbuan teritorial merupakan kegiatan bertujuan membantu dan mengatasi kesulitan yang dihadapi warga terdampak pandemi Covid-19. Pada kegiatan serbuan teritorial dalam rangka pendisiplinan Protokol kesehatan, digelar Pangdam VI/Mulawarman (Mlw) di Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Samarinda, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Rabu (14/10).

Dalam sambutannya, Gubernur Provinsi Kaltim Isran Noor yang turut hadir pada kegiatan tersebut mengapresiasi inisiatif tim percepatan penanganan Covid-19, yang telah dilaksanakan satuan Kodam VI/Mulawarman yang sangat kreatif dan inovatif.

Diungkapnya pula, bahwa Pemda sudah berupaya dalam menangani penyebaran Covid-19. “Dengan melaksanakan himbauan Bapak Presiden Joko Widodo dan Kementerian terkait, yang dikordinasikan oleh pihak pimpinan TNI dan Polri,” kata Isran, dilansir Penerangan Korem 091/ASN melalui keterangan tertulis, Rabu (14/10).

Diterangkan Isran, bahwa virus corona tidak terlihat dengan mata biasa. “Sehingga perlu dilakukan cara dan strategis untuk menanganinya,” ujar Isran.

Sementara, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto didampingi Danrem 091/ASN Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, membuka resmi kegiatan itu. Selain Gubernur Isran, juga Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak, serta Forkopimda.

Pada awal acara disampaikan penjelasan beberapa hal berkaitan dengan aplikasi mitra babinsa, dan perubahan perilaku masyarakat yang bisa diakses melalui ponsel berbasis Android, untuk memantau pelaksanaan pencegahan Covid-19.

Melalui kegiatan tersebut, juga dilaksanakan penyerahan bantuan sembako sebanyak 1.500 paket kepada perwakilan warga pasar, kelompok ormas dan kepemudaan sebagai perwakilan masyarakat yang terdampak covid-19.

Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto, pada sambutan menyampaikan sekaligus menekankan pentingnya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kalimantan Timur.

“Diantara kegiatan pagi ini, adanya tim mobile yang tergabung dalam semua komponen masyarakat, dan bisa menjangkau masyarakat di pinggiran, karena dilengkapi kendaraan roda dua untuk memperkecil angka penyebaran Covid-19 di daerah,” kata Pangdam dalam sambutannya.

Pangdam juga tidak berhenti menghimbau semua pihak, agar mampu merubah perilaku masyarakat, dengan menjalankan protokol kesehatan.

“Apabila masyarakat semula tidak menggunakan masker, dihimbau agar selalu menerapkan dan menjalankan 3M untuk mengurangi penambahan jumlah penderita (kasus positif Covid-19), di Kalimantan Timur,” tegas Pangdam. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *