Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang saat menyimak presentasi, Selasa (27/10). (Foto : HO/Disperin)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Dinas Perindustrian kota Samarinda, mempresentasikan masterplan dan perencanaan teknis pembuatan Sentra Industri Kecil Usaha Kapal Kayu dan SIK Usaha Olahan Kayu di hadapan Wali Kota Samarinda, beserta jajaran Pemkot Samarinda, Selasa (27/10).

“Bagus sudah ini. Ayo aja saya secara prinsip setuju sekali. Apalagi ini untuk pengembangan dan pembinaan para pelaku industri kecil di kota Samarinda. Bagaimana ini tinggal Bappeda saja,” kata Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang, dikutip dari keterangan tertulis Dinas Perindustrian Kota Samarinda, Rabu (28/10).

Selain itu, Wali Kota juga mengusulkan kembali, satu lokasi baru untuk segera di survei karena menurutnya cukup bagus dan ideal untuk SIK Usaha Kapal Kayu, selain yang telah direncanakan.

“Kalau untuk SIK Usaha Olahan Kayu saya sependapat saja dengan perencanaan yang dibuat ini di kelurahan Tani Aman. Memang tanah Pemkot juga, sehingga bisa dimanfaatkan dengan baik. Tapi untuk SIK Usaha Kapal Kayu, saya usulkan lokasi baru selain yang ada ini di kelurahan Harapan Baru” ujar Jaang.

Secara umum, Wali Kota bangga dan mengapresiasi rencana itu. Diharapkan, bisa segera dilanjutkan ke penyusunan (Detail Engineering Design), untuk bisa dimasukkan di penganggaran tahun depan.

“Lanjutkan aja ini segera proses tahapan berikutnya, menjadi DED. Nanti anggaran bisa kita koordinasikan bisa melalui APBD Kota, Bankeu Provinsi atau DAK pusat,” ungkap Jaang.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindusrian Kota Samarinda Muhammad Faisal mengatakan, kegiatan perencanaan ini sudah dimulai sejak tahun 2019 yang lalu, dengan membuat kajian mengenai usaha kapal kayu dan usaha olahan kayu itu.

“Setelah kami mendapat data-data pendukung yang akurat dan kelayakannya, kemudian awal tahun ini kami bertemu dengan para pengrajinnya melakukan FGD. Setelah itu dibuatkanlah masterplan dan perencanaan teknis yang kami presentasikan hari ini,” ujar Faisal.

Wali Kota Samarinda dan jajaran Pemkot lainnya yang hadir dalam kesempatan itu, menunjukan apresiasi dan dukungnya. Terutama untuk konsep bangunan dan persetujuan lokasi yang rencananya akan digunakan.

“Puji syukur tadi pak Jaang sangat antusias dan mendukung konsep ini. Sehingga segera kami kejar DED-nya. Mudah-mudahan bisa diakomodir di APBD murni seperti yang diminta pak Wali Kota tadi. Minimal salah satu sentra industri. Syukur kalau bisa langsung keduanya,” demikian Faisal. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *