DPRD Kaltim Dorong Pembangunan Infrastruktur Jalan Kubar-Mahulu

Ketua DPRD Kaltim, H  Makmur HAPK. (Foto Muhammad Fahrurozi/Niaga.Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA –DPRD Kaltim terus mendorong Pemerintah Provinsi Kaltim membangun infrastruktur  jalan di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) dan Kabupaten Kutai Barat (Kubar) yang masih sangat minim, masih dihubungkan jalan tanah  dan memperbaiki kerusakan jalan di kedua kabupaten itu, sebagaimana dikeluhkan masyarakat setempat.

“Pembangunan infrastruktur jalan yang berada di wilayah Kabupaten Kutai Barat atau Mahakam Ulu, yang khususnya menjadi tanggung jawab provinsi, akan terus kami dorong agar secepatnya diperbaiki,” ucap Ketua DPRD Kaltim, H  Makmur HAPK ketika dihubungi Niaga.Asia,  Senin (24/5/2021).

Untuk mengurai persoalan pembangunan infrastruktur di Kubar dan Muhulu, maupun kabupaten dan kota lainnya di Kaltim, kata Makmur,  penyelasain tidak bisa hanya dilempar kepada satu pihak. Melainkan harus ada sinergitas yang baik dari semua pemangku kepentingan, mulai dari dari pemerintah kabupaten, provinsi hingga pemerintah pusat.

“Apa yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, akan kami dorong agar segera mendapatkan perhatian dari Balai Jalan Nasional. Terus yang memang jadi tanggung jawab kabupaten, kita harapkan bisa dibangun secara maksimal juga,” jelasnya.

Belajar dari pengalaman sewaktu menjadi bupati Berau, Makmur berujar, kunci untuk mendorong upaya percepatan dan pemerataan pembangunan ada pada komunikasi dan koordinasi yang baik. Utamanya dari para pemangku kepentingan terkait hal itu.

“Komunikasi dan koordinasi yang baik antar lembaga dan pemangku kepentingan, tentunya sangat kita harapkan dalam hal ini. Masalah pembangunan infrastruktur seperti di Kubar maupun kabupaten dan kota lainnya, tidak bisa hanya jadi tanggung jawab satu pihak, melainkan harus ada kerja sama dan sinergi antar pemangku kepentingan,” tuturnya.

Diakui politikus senior Partai Golkar  dari Dapil Berau-Kutim dan Bontang ini, masalah infrastruktur memang menjadi masalah klasik di hampir semua kabupaten/kota di Kaltim. Untuk bisa mengurai persoalan itu, tentunya dibutuhkan cara-cara yang juga tidak biasa-biasa saja. Harus ada terobosan dan langkah besar yang diambil pemerintah.

“Ini perlu mendapatkan perhatian serius. Harus dikerjakan dengan perencanaan yang baik dan dukungan anggaran yang maksimal. Kalau pembangunan infrastruktur berjalan baik. Bisa diwujudkan pemerataannya. Tentu harapannya adalah kesejahteraan masyarakat dapat diwujudkan,” imbuhnya.

Ia menambahkan, komitmen dari Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim Isran Noor-Hadi Mulyadi menjadi bagian penting dari semua persoalan itu. Apalagi dalam mengimplementasikan visi dan misinya mewujudkan Kaltim Berdaulat. Salah satunya yakni mewujudkan pemerataan pembangunan di bidang infrastruktur.

Penulis : Muhammad Fahrurozi | Editor : Intoniswan

Tag: