Anggota DPRD Nunukan Andre Pratama dan Hj. Nadia hadiri Musrenbang tingkat Desa di Kecamatan Sebatik (Foto Budianshori.Niaga.Asia)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA-Anggota DPRD Nunukan dapil Pulau Sebatik, Andre Pratama dan Hj. Nadia menghadiri acara Musyawarah Rencana  Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa di Kecamatan Sebatik, Tengah, Sebatik Barat dan Sebatik Timur, Senin (27/1/2020).

“Kami berdua diundang hadir di Musrenbang Desa Sei Nyamuk, Desa Bambangan dan Desa Bukit Harapan,” kata Andre. Masyarakat desa menyampaikan usulan pembangunan desa yang tentunya dengan skala prioritas kepentingan masyarakat umum.

Kepada tiga kepala desa,  kata Andre, dia menitipkan pesan agar memilah usulan yang kiranya bisa dimasukkan ke dalam usulan anggaran kabupaten, namun jika anggaran tesebut bisa tercover dalam  anggaran dana desa, maka gunakan  dana desa untuk membiayainya.

“Untuk Desa Bukit Harapan, ketua  RT mengusulkan ketersediaan air bersih dan penyambungan listrik, tower telekomunikasi, serta pembangunan jalan dan jembatan dipemukiman RT 02, RT 03,” ujarnya.

Menurut Andre, di sektor pendidikan, kepala sekolah SMPN 2 Sebatik Tengah mengajaknya mengunjungi dan melihat langsung kondisi sekolah dan meminta dibangunkan pagar sekolah, lapangan upacara, musholla, dan sarana UKS,  termasuk air bersih.

Musrenbang desa juga mencacat adanya usulan pembangunan jalan Bhayakara di Desa Sei Nyamuk, pembangunan akses jalan dari Desa Bukit Aru Indah, Kecamatan Sebatik Timur, sedangkan Desa Bambangan Kecamatan Sebatik Barat menititipkan usulan pengelolaan serta pembangunan sarana prasarana objek wisata patok 15 dan air terjun sianak

“Semua usulan musrenbang desa akan direkap dan dimasukkan dalam musrenbang kecamatan dan tingkat kabupaten,” ucapnya.

Khusus untuk ketersedian air bersih, kata Andre, dia dan rekannya sesama anggota Dewan telah berkomunikasi dengan PDAM Nunukan dan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPUPRPKPP) Kabupaten Nunukan H. Sopyang.

Menurut Andre, Sopyang menjelaskan bahwa akhir minggu lalu telah dilakukan survei oleh Kepala Balai PU Cipta Karya Kaltara dan Kaltim untuk rencana penambahan jaringan pipa airr bersih dari embung Lapio ke rumah masyarakat.

“Ini sebuah langkah bagus, karena ada penganggaran pemerintah melalui APBN untuk pemasnagan jaringan pipa air bersih di Sebatik,” ujarnya.

Kedepan, lanjutnya, Dewan berharap pemerintah daerah dan provinsi aktif berkoordinasi dengan Kementrian agar usulan di daerah bisa cepat ditangani dan dicarikan solusi anggaran ditengah minim  keuangan APBD Nunukan.

“Sebagai wakil rakyat dapil Sebatik, kami berdua memiliki tugas memperjuangkan aspirasi  masyarakat agar masuk dalam RKPD 2021 Kabapaten Nunukan,” ungkapnya. (002)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *