Dua Bulan Terakhir Indonesia Menerima Hampir 400 Etnis Rohingya

Menlu RI, Retno Marsudi dalam press briefing, Sabtu (12/9/2020). (Foto Kemlu RI)

JAKARTA.NIAGA.ASIA-Memperkuat kerja sama untuk mengatasi tantangan keamanan lintas batas sangat penting. Indonesia dalam pertemuan-pertemuan internasional mengangkat secara khusus ancaman terorisme dan people smuggling di masa pandemi ini. Selain itu, Indonesia kembali angkat meningkatnya manusia perahu di kawasan ASEAN.

“Dalam 2 bulan terakhir Indonesia  telah menerima hampir 400 manusia perahu dari etnis Rohingya. Mereka masuk Indonesia terakhir tanggal 7 September setelah 7 bulan lamanya di lautan lepas. Saya ingatkan pentingnya berbagi tanggung jawab untuk mengatasi tantangan ini. saya Kembali ingatkan pentingnya untuk mengatasi akar masalahnya di Myanmar​,” kata Menlu RI, Retno Marsudi dalam press briefing, Sabtu (12/9/2020) terkait  ASEAN-EU Ministerial Meeting dan ASEAN-India Ministerial Meeting.

Menurut Menlu, Myanmar adalah rumah bagi etnis Rohingya, maka prioritas harus diberikan untuk memastikan Safe, Voluntary and Dignified Repatriation ke Myanmar. Atas pertimbangan kemanusiaan semata untuk sementara Indonesia menerima mereka.

“Saya juga ingatkan pentingnya mengatasi potensi keterlibatan kejahatan terorganisir dalam irregular migrant manusia perahu etnis Rohingya in​I,” pungkasnya. (001)

Tag: