
TENGGARONG.NIAGA.ASIA – Dua peristiwa kebakaran terjadi dalam rentang waktu yang sangat singkat di wilayah Kutai Kartanegara (Kukar), Minggu (5/4/2026). Insiden pertama terjadi di permukiman warga Tenggarong pada pagi hari, disusul kebakaran kios mebel di Tenggarong Seberang pada siang harinya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kukar, Fida Hurasani, menyebut dua kejadian ini menjadi perhatian karena terjadi dalam rentang waktu yang singkat.
Kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 07.14 WITA di Jalan Gunung Belah, Gang Penetak, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong. Satu unit rumah mengalami kerusakan berat, sementara satu rumah lainnya terdampak dengan kondisi rusak ringan.
Berdasarkan kronologis di lapangan, kejadian bermula saat seorang pria yang diduga dalam kondisi mabuk terlibat konflik di dalam salah satu rumah tersebut. Pelaku disebut sempat mengancam dan mencoba melakukan kekerasan fisik terhadap penghuni rumah.
“Dari keterangan warga, pelaku ini sudah beberapa kali mengancam akan membakar rumah,” ujarnya.
Api kemudian dengan cepat membesar dan membakar bangunan rumah. Warga sekitar pun berupaya membantu memadamkan api sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran. Di tengah situasi, aparat TNI yang berada di lokasi segera mengamankan pelaku sehingga tidak terjadi tindakan lanjutan.
“Pelaku sudah diamankan,” bebernya.
Pada peristiwa ini petugas Damkarmatan Kukar mengerahkan tiga pleton personel beserta sejumlah armada, seperti Jagau, Jaluk, Bentong I dan II, Mekes II, Jundam, Optimus, Dragon Ball, dan Benggeris pick up. Unsur TNI, Polri, Satpol PP, bersama relawan Redkar pun terlibat dalam proses pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.
Beberapa jam berselang, kebakaran kembali terjadi sekitar pukul 13.54 WITA di Jalan AP Mangkunegara Kilometer 2, RT 02, Desa Teluk Dalam, Kecamatan Tenggarong Seberang. Kali ini, api melalap sebuah kios usaha mebel.

Kronologis kejadian bermula saat warga yang melintas di sekitar lokasi melihat kepulan asap dan api dari bangunan kios yang dalam kondisi kosong. Menyadari potensi bahaya, warga tersebut segera meminta bantuan dan melaporkan kejadian ke Damkarmatan Kukar.
“Informasi dari warga, kios dalam keadaan tidak berpenghuni saat kejadian. Api diketahui sudah membesar ketika pertama kali terlihat,” bebernya.
Petugas kemudian menerjunkan satu pleton personel dengan dukungan armada seperti Jagau, Bentong II, Mekes II, unit portable, dan sembur. Proses pemadaman juga melibatkan aparat kepolisian, relawan Redkar Belida dan Teluk Dalam, serta masyarakat sekitar.
Api berhasil dipadamkan setelah beberapa waktu penanganan, meskipun bangunan kios mengalami kerusakan cukup parah.
Tidak ada korban jiwa dalam dua peristiwa ini. Namun, Damkarmatan Kukar mengimbau agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi kebakaran, termasuk memperhatikan faktor keamanan lingkungan dan segera melapor jika menemukan indikasi bahaya.
“Dalam waktu yang berdekatan, dua kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih peduli terhadap keselamatan lingkungan,” tutupnya.
Penulis: Lydia Apriliani | Editor: Intoniswan
Tag: Kebakaran