Dua Pengedar di Muara Bengkal Dibekuk, Nyaris Jual Sabu ke Long Mesangat & Busang

Dua tersangka pengedar sabu (tengah) kini meringkuk di penjara Polsek Muara Bengkal (Foto : HO/Polsek Muara Bengkal)

MUARA BENGKAL.NIAGA.ASIA – Polsek Muara Bengkal di Kutai Timur, menangkap dua orang terduga pengedar sabu di areal kebun sawit PT TPS, Padlan (23) dan Andi Prastyo (26), Selasa (13/7) malam. Dari keduanya, polisi menyita 11 poket sabu sebagai barang bukti. Padlan dan Andi kini meringkuk di penjara.

Penyelidikan kepolisian berawal dari info masyarakat pada Selasa (13/7) pagi di daerah PT TPS diduga kerap jadi lokasi transaksi narkoba. Polsek Muara Bengkal merespons cepat dengan penyelidikan.

“Tim dapatkan kabar jam 10 pagi, kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan penyelidikan,” kata Kapolsek Muara Bengkal Iptu Akhmad Wira, dikonfirmasi Niaga Asia, Kamis (15/7).

Penyelidikan tim berbuah hasil. Sekitar pukul 22.00 WITA, di jalan poros PT TPS di Desa Benua Baru di Muara Bengkal, tim melihat pria yang diketahui bernama Padlan Nur bergelagat mencurigakan. Pria itu bukan warga Muara Bengkal, melainkan warga Muara Ancalong.

“Dia (Padlan Nur) sempat melempar barang bukti dua bungkus rokok. Waktu kita geledah, kita temukan 6 poket berisi 15,21 gram sabu di dalam dua bungkus rokok,” ujar Wira.

“Selain itu, tim juga mengamankan barang bukti HP. Jadi, begitu diinterogasi dia mengakui barang bukti (sabu) itu miliknya sendiri,” tambah Wira.

Kurang dari 30 menit kemudian dan masih di kawasan yang sama, tim Polsek Muara Bengkal kembali menangkap seorang pria terduga pengedar sabu. Dia adalah Andi Prastyo, yang juga tercatat sebagai warga Muara Ancalong.

“Dari tangan dia (Andi Prastyo) kami amankan 5 poket berisi 1,36 gram, HP dan motor,” terang Wira.

Kedua pria terduga pengedar sabu itu dibawa ke Polsek Muara Bengkal. Penyidik menetapkannya sebagai tersangka dengan jeratan pasal 114 ayat 1 dan atau pasal 112 ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Tindak pidana dimana setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika Golongan I dan atau setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman,” jelas Wira.

Dari penyelidikan sementara, barang bukti sabu yang kita sita rencananya tidak hanya diedarkan Muara Bengkal saja.

“Selain di Muara Bengkal, juga rencana akan diedarkan di tiga kecamatan lainnya di Long Mesangat dan Busang,” tutup Wira.

Penulis : Saud Rosadi | Editor : Saud Rosadi

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *