Dugaan 5 Murid SD di Balikpapan Jadi Korban Pelecehan Seksual Kepsek Diselidiki Polisi

Kapolresta Balikpapan, Kombes Jerrold HY Kumontoy. (niaga.asia/Heri)

BALIKPAPAN.NIAGA.ASIA – Kepolisian tengah menyelidiki laporan dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang kepala sekolah (Kepsek), di salah satu sekolah dasar negeri di Kecamatan Balikpapan Tengah, Balikpapan.

Kasus itu kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Balikpapan, menyusul laporan terkait dugaan tindakan tidak pantas terhadap sejumlah murid.

Kapolresta Balikpapan, Kombes Jerrold HY Kumontoy membenarkan laporan itu telah diterima dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan oleh penyidik.

“Benar, laporan sudah kami terima dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan,” kata dia, Selasa 10 Maret 2026.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun penyidik, terdapat 5 murid yang diduga menjadi korban. Seluruhnya merupakan anak di bawah umur dan masih bersekolah di sekolah dasar tempat terlapor bertugas.

“Informasi awal yang kami terima ada lima korban dan semuanya perempuan,” jelasnya.

Saat ini penyidik masih mendalami berbagai keterangan untuk memastikan kronologi kejadian yang dilaporkan. Polisi juga berencana memanggil pihak terlapor guna dimintai klarifikasi terkait laporan tersebut.

“Masih dalam proses pendalaman oleh penyidik,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Balikpapan, AKP Agus Fitriadi, mengatakan penanganan kasus masih berada pada tahap penyelidikan awal.

Menurutnya, penyidik Unit PPA masih mengumpulkan informasi dari berbagai pihak, termasuk korban dan lingkungan sekolah, sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.

“Nanti jika prosesnya sudah selesai, Kapolresta yang akan menyampaikan perkembangan resminya kepada rekan-rekan media,” ujarnya.

Kasus dugaan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan menjadi perhatian serius karena melibatkan anak-anak sebagai korban. Polisi menegaskan proses penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan kebenaran laporan itu.

Penulis: Heri | Editor: Saud Rosadi

Tag: