Proses penjemputan jenazah pasien Covid-19 di kamar jenazah RSUD AW Sjachranie Samarinda, Rabu (13/1). (Foto : tangkapan layar video/Satgas Covid-19)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Pasien kasus Covid-19 di Samarinda, kembali meninggal. Empat jenazah dimakamkan tim Satgas Covid-19 siang tadi. Dengan begitu, sudah ada 359 orang yang dimakamkan.

Keterangan diperoleh Niaga Asia, keempat pasien kasus Covid-19 yang meninggal itu adalah HS (46) dengan status probable Covid-19, AR (50) berstatus positif Covid-19, RT (39) status probable Covid-19, serta HN (78) juga berstatus probable Covid-19.

“Benar. Ada 4 lagi kematian dari kasus Covid-19. Ini menjadikan 359 jenazah yang dimakamkan sesuai protokol Covid-19,” kata Kabid Kedaruratan BPBD Kota Samarinda Ifran, dikonfirmasi Niaga Asia, Rabu (13/1).

Ifran menerangkan, masing-masing dari pasien meninggal itu, satu jenazah dari RSUD IA Moeis, satu jenazah dari RS Hermina, dan dua lagi dijemput di RSUD AW Sjachranie.

Pemakaman Raudhatul Jannah di Serayu, Tanah Merah, Rabu (13/1). (Foto : tangkapan layar)

“Dua jenazah terakhir, adalah pasien isolasi mandiri yang meninggal di rumah. Tadi malam dijemput oleh tim, untuk pemulasaran di RSUD AW Sjachranie,” ujar Ifran.

Ifran juga mengungkapkan kekhawatirannya, terkait wabah Covid-19 di Samarinda ini. “Sehari sebelumnya, kami juga memakamkan 2 jenazah yang kebetulan satu kawasan tinggal,” tambah Ifran.

“Artinya, wabah ini sudah sangat mengkhawatirkan. Tidak lagi mengenal batas usia dan wilayah. Kami selalu mengingatkan masyarakat, tetap melaksanakan 4M dengan mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Hanya itu yang bisa kita lakukan, agar wabah ini bisa segera pergi dari Samarinda,” demikian Ifran. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *