Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Nunukan, Aris Suyono (foto Budi Anshori/Niaga.Asia)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA-Sebanyak 4 orang warga Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, kembali terpapar Virus Corona.

Tambahan kasus positif terbaru ini merupakan penularan impor dari pelaku perjalanan, Balikpapan, Kalimantan Timur.

“Kasus import pelaku perjalanan dari Balikpapan, Kalimantan Timur. Mereka semua tanpa gejala (Asymtomatik), kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Nunukan, Aris Suyono, Senin (13/10).

Para pelaku perjalanan yang terkonfirmasi positif adalah, pasien NNK-64 usia 35 tahun, jenis kelamin laki-laki, alamat Lumba-Lumba, Kelurahan Nunukan Timur, Kecamatan Nunukan. Pasien NNK-65 usia 41 tahun, jenis kelamin laki – laki, alamat Desa Makmur, Kecamatan Tulin Onsoi

Selanjutnya, pasien NNK-66 usia 36 tahun, jenis kelamin laki-laki, alamat Ahmad Yani, Sungai Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur. Pasien NNK-67 jenis kelamin lak-laki, usia 42 tahun, alamat KTP. jalan Taman Sari, Balikpapan Utara, alamat Nunukan Ujang Dewa, Nunukan Selatan.

“Hari ini juga Tim TGC dari masing – masing Puskesmas akan segera melaksanakan tracing kontak erat pasien,” kata Aris.

Pengambilan specimen kepada sejumlah Asymtomatik yang baru bepergian dari laur daerah atas dasar hasil ditemukan kasus yang sama baik di Bulungan sebanyak 4 kasus dan di Kabupaten Tana Tidung dengan 1 kasus.

Selain tambahan kasus positif, Satgas Penanganan Covid-19 Nunukan pada hari ini akan mengeluarkan pasien NNK-58 dari ruang isolasi RSUD Nunukan, dimana hasil pemeriksaan sample swab Follow up menunjukan negatif.

Begitu pula terhadap pasien NNK-60 yang berada di Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis, yang saat ini telah selesai menjalani karantina mandiri.

“Sampai hari ini pasien konfirmasi berjumlah 67 orang, sebanyak 60 kasus sudah dinyatakan sembuh dan 7 orang masih dalam perawatan (menjalani karantina mandiri),” terangnya.

Menurut Aris, dengan masih adanya penularan, Satgas Covid-19 Nunukan menghimbau kepada masyarakat untuk selalu taat dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan, kondisi dilapangan masih sangat dinamis, masih memungkinkan terjadinya penularan di masyarakat.

Seluruh masyarakat diminta tetap disiplin menggunakan masker ketika berinteraksi dengan siapapun, selalu membiasakan untuk cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir ataupun dengan handsanitizer.

“Perkembangan kasus Covid-19 Nunukan masih dinamis, kemungkinan penularan lokal dan impor tetap ada,” pungkasnya. (002)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *