Enam Orang Diperiksa Kasus Andika Tewas di Jalan Dekat Mall Lembuswana

Nasrul menunjukkan titik benturan motor Kawasaki Ninja di median Jalan Letjend S Parman, saat membonceng Andika. Itu dia peragakan saat olah TKP, Selasa (23/2) sore. (Foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Tewasnya warga Palaran, Andika (21), di Jalan Letjend S Parman, Selasa (23/2) dini hari kemarin, ditangani Polresta Samarinda. Enam saksi, dimintai keterangan pascakejadian itu.

Laporan awal, Andika meninggal akibat kecelakaan lalu lintas, dan dalam penanganan Unit Lakalantas Satlantas. Namun luka di pangkal leher kirinya, mencuatkan keganjilan.

Sebab, luka menyisakan lubang itu, terlihar mirip bekas luka tikaman sajam diduga jenis badik. Dengan begitu, Satreskrim juga tengah melakukan penyelidikan.

“Sudah mas (kasus itu juga sedang ditangani Satreskrim Polresta Samarinda),” kata Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Yuliansyah, dikonfirmasi Niaga Asia, Rabu (24/2).

Berita terkait :

Andika Tewas Dekat Mall Lembuswana, Ceceran Darah di Motor jadi Petunjuk Polisi

Yuliansyah menerangkan, sementara ini ada 6 orang dimintai keterangan penyidik Polresta Samarinda. Keenam orang itu, adalah Nasrul, dan 5 teman-temannya, yang juga teman-teman korban Andika.

“Mereka wajib lapor (ke Satreskrim). Untuk Nasrul, sementara diitindaklanjuti oleh Unit Lakalantas,” ujar Yuliansyah.

Motor Kawasaki Ninja 250cc warna merah, kini diamankan kepolisian. Bahkan, Selasa (23/2) malam tadi, lanjut Yuliansyah, tim Satreskrim kembali melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi kejadian, dalam rangka penyelidikan.

“Yang mengamankan motor itu, dari Lantas (Satlantas) mas. Iya, tadi malam, kita olah TKP lagi,” tutup Yuliansyah. (006)

Tag: