aa
Yahya Anja

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019 sedang berlangsung, akan tetapi tak semua sekolah mampu mengikuti dan harus bergabung ke sekolah lain yang memiliki sarana dan prasarana yang memadai.

Oleh sebab itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Yahya Anja meminta kepada Pemerintah Provinsi Kaltim untuk terus melakukan evaluasi termasuk terhadap pelaksanaan UNBK tahun ini yang berlangsung dari 25 – 28 Maret 2019.

Seperti diketahui, sebanyak 91.025 pelajar yang tersebar di 1.281 sekolah yang terdiri dari berbagai jenjang di Kaltim mengikuti UNBK.

“Harus diakui memang terjadi peningkatan jumlah sekolah yang mengikuti UNBK, akan tetapi presentasinya masih dibawah 80 persen. Ini menjadi alasan agar pemerintah melalui dinas terkait untuk terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaanya,” ujarnya.

Menurutnya, evaluasi merupakan hal penting guna mengukur sejauh mana tingkat capaian keberhasilan dalam tiap tahun pelaksanaan. Sehingga ketika sarana dan prasarana dipenuhi oleh pemerintah sekolah telah siap dan meminimalisir kendala dilapangan.

Pihaknya, berharap agar pemenuhan sarana dan prasarana UNBK seperti pengadaan komputer dan jaringan internet menjadi program prioritas pemerintah khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, dan kabupaten/kota.

“Saya berharap setiap tahunnya anggaran untuk pemenuhan itu bisa terus ditingkatkan. Ini penting agar kedepan harapannya seluruh sekolah di berbagai jenjang pendidikan bisa mengikuti UNBK tanpa harus menumpang disekolah lain,” harapnya. (adv/hms4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *