aa
Perbaikan penutup partisipasi oprit fly over Air Hitam. (istimewa)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Bagian yang rusak di fly over Air Hitam Samarinda adalah partisipasi penutup oprit di ruas jalan AW Sjahranie. Kerusakan di partisi (penutup) oprit sudah dalam perbaikan. Kerusakan partisi itu karena adanya pergerakan tanah di ruas jalan (lama) bagian bawah fly over.

“Tanah itu di jalan bagian bawah itu menurut kajian masih akan bergerak hingga 5-10 tahun ke depan karena jalan itu masih dipakai kendaraan untuk melintas. Tapi  pergerakan tanah tersebut  tidak akan merusak konstruksi fly over,” kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda, Haimi Tauvani mewakili Kepala Dinas PUPR Kota Samarinda, Hero Mardanus kepada Niaga.Asia, Rabu (8/8).

Bagian tertentu yang dilihat masyarakat dan fotonya beredar di media sosial bukanlah karena kerusakan, tapi sengaja dibuka oleh pekerja untuk dilihat tim teknis bagian dalamnya apakah rusak atau tidak, hasil pemeriksaan tidak ada yang rusak. “Tidak ada yang perlu dikuatirkan,” kata Tauvani.

Fly Over Air Hitam Terlihat Rawan Runtuh

Menurutnya, saat ini tengah berlangsung pekerjaan perbaikan partisipasi yang pecah-pecah. Partisi itu pecah bukan karena adanya tekanan atau beban yang begitu berat diterima oprit, atau opritnya bermasalah. “Sumber masalahnya tanah di badan jalan bagian bawah oprit kan masih dilintasi kendaraan, makanya ada pergerakan tanah,” jelasnya.

Tanah jalan di bagian bawah oprit itu masih bergerak karena memang lunak, lebih lunak dibandingkan tanah jalan bagian bawah di ruas Jalan H Juanda. Kemudian saluran air di Jalan AW Sjahranie tidak fungsional karena belum terhubung ke Jalan Juanda. “Meski hari panas dan jalanan kering, di saluran airnya tetap air tergenang,” kata Tauvani.

Ia  menegaskan, fly over Air Hitam konstruksinya tidak bermasalah sama sekali, sehingga masyarakat tidak perlu kuatir. Fly over itu kokoh dan tidak membahayakan keselamatan pengguna jalan. (001)

Berita Terkait