aa
Gubernur Kaltara, Dr. H irianto Lambrie dan istri bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Ibu Siti di Nurbaya di Pavilion Indonesia, pada Conference of the Parties (COP) 24-Global Climate Change Action, Katowice, Polandia, 4 – 14 Desember 2018.

KATOWICE.NIAGA.ASIA-Kalimantan Utara (Kaltara) jantungnya Kalimantan, Heart of Borneo (HoB). Pelestarian kawasan hutan yang sangat luas ditopang ada istiadat masyarakat. Pelestarian kawasan hutan dilakukan dengan dengan memberdayakan masyarakat adat di sekitar hutan untuk turut menjaga hutan kita.

Hal itu dikatakan Gubernur Kaltara, Dr. H irianto Lambrie saat didaulat sebagai pembicara Conference of the Parties (COP) 24-Global Climate Change Action, Katowice, Polandia, berlangsung dari tanggal 4 – 14 Desember 2018.

COP merupakan pertemuan tahunan yang diinisiasi oleh United Nations/Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dalam upaya pelestarian lingkungan hidup dunia dan mengambil langkah-langkah aksi dalam mengantisipasi Perubahan Iklim Global (Global Climate Change Action).

COP 24 di Kota Katowice, Polandia, diikuti 197 negara dari benua Asia, Eropa, Afrika, Amerika (Amerika Serikat, negara-negara Amerika Tengah dan Selatan/Latin, Australia). Topik pembicaraa yang dibawakan gubernur Kaltara adalah  pengalaman dan inisiasi daerah dalam aksi pengendalian perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan (regional initiative on climate change actions and sustainable development goals).  “Ini merupakan kehormatan, sekaligus kebanggaan bagi Kaltara,” ucap Irianto. (001)

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *