Galeri UMKM Balikpapan Dibuka 7 Hari Penuh, Transaksi Sebulan Tembus Rp60 Juta

Kepala DP2KUKM Provinsi Kaltim, Heni Purwaningsih saat memberikan sambutan di Galeri UMKM Balikpapan, Selasa 24 Februari 2026. (niaga.asia/Heri)

BALIKPAPAN.NIAGA.ASIA – Galeri UMKM Balikpapan yang dikelola Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus menunjukkan geliat positif. Hingga kini, lebih dari 500 produk UMKM telah dipajang dan dipasarkan, dengan dominasi produk makanan serta fesyen.

Kepala DP2KUKM Provinsi Kaltim, Heni Purwaningsih menegaskan galeri ini menjadi ruang terbuka bagi seluruh pelaku UMKM yang ingin memperluas pasar.

“Semakin kita membuka fasilitasi space atau ruang untuk UMKM, semakin besar peluang mereka melakukan transaksi pemasaran. Jadi kalau ada yang belum masuk produknya, monggo saja, silakan diarahkan untuk bisa memasukkan produknya di galeri UMKM,” kata Heni, Selasa 24 Februari 2026.

Menurut Heni, pelaku usaha tidak perlu ragu memilih lokasi penitipan produk, baik di galeri kota maupun provinsi.

“Di Dekranasda Balikpapan juga punya galeri, mau di galeri Balikpapan tidak masalah, mau di galeri provinsi juga tidak masalah. Prinsipnya, semakin banyak ruang, semakin besar peluang transaksi,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen mendorong pemasaran produk lokal, galeri ini beroperasi penuh tujuh hari dalam sepekan, mulai pukul 09.00 hingga 21.00 Wita, termasuk hari libur nasional.

“Galeri ini buka 7 hari dalam satu minggu, dari Senin sampai Minggu, bahkan hari libur juga tetap buka. Artinya 12 jam dalam sehari kita siapkan untuk UMKM memasarkan produknya,” jelas Heni.

Transaksi di Galeri UMKM Balikpapan tembus Rp 60 juta per bulan. (niaga.asia/Nur Asih Damayanti)

Heni juga menyebut komitmen operasional tanpa hari libur, menjadi strategi agar produk UMKM memiliki akses pasar yang konsisten.

Galeri yang mulai beroperasi sejak Agustus 2025 itu mencatat capaian transaksi yang cukup menggembirakan. Berdasarkan laporan akhir 2025, nilai transaksi dalam satu bulan mampu mencapai sekitar Rp60 juta.

“Saya sendiri sempat takjub membaca laporan akhir tahun. Baru dibuka Agustus 2025, tapi dalam satu bulan transaksi bisa sampai Rp60 juta. Ini menunjukkan potensinya cukup besar untuk dikembangkan,” ungkapnya.

Menariknya, pembeli tidak hanya berasal dari masyarakat Balikpapan. Produk-produk UMKM dari galeri tersebut juga telah dikirim ke luar daerah, bahkan ke luar Kalimantan Timur.

“Kami ingin galeri ini dikenal bukan hanya di Balikpapan, tapi seluruh Kalimantan Timur. Alhamdulillah, transaksinya bukan hanya dari masyarakat lokal, bahkan ada pengiriman sampai luar Kaltim,” jelas Heni.

Dengan lebih dari 500 produk yang tersedia dan jam operasional penuh setiap hari, Galeri UMKM Balikpapan diharapkan menjadi etalase utama produk unggulan daerah sekaligus motor penggerak ekonomi kerakyatan di Kalimantan Timur.

Penulis: Heri | Editor: Saud Rosadi

Tag: