Dua begal jadi tahanan Polsek Samarinda Seberang (foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Ada saja alasan bandit jalanan, usai dibekuk polisi. Seperti dua pelaku begal di Samarinda, Mahendra (25) dan Junaedi (21). Keduanya diringkus polisi setelah 20 kali membegal pemotor wanita. Mahendra mengaku ketangkap polisi gara-gara sial pernah cuma dapat celana dalam wanita, dari tas korban yang dia begal.

“Kedua pelaku ini kita tangkap hari Selasa (13/8) kemarin, sekitar jam 8 malam,” kata Kanit Reskrim Polsek Samarinda Seberang Iptu Teguh Wibowo, Rabu (14/8).

Teguh menjelaskan, penangkapan kedua pelaku, berawal dari penyelidikan kasus begal, di Jalan AM Rifaddin, Minggu (11/8) malam lalu. Korbannya mengalami luka sayat di tangan, dan tasnya dibawa kabur kedua pembegal.

“Kita lidik, dan diperoleh keterangan pelaku menggunakan motor Satria FU. Kita amankan keduanya di kawasan Karang Paci. Tapi, karena melawan dan berusaha kabur, kita lumpuhkan kaki keduanya dengan timah panas,” ujar Teguh.

Polisi menyita 3 HP diduga hasil begal, dan pisau cutter, yang digunakan untuk melukai korbannya. “Kami juga sita motor Satria FU, yang juga hasil curian. Jadi, kita sidik, kedua pelaku ini mengaku sudah 20 kali beraksi,” tambah Teguh.

“Semua korban adalah wanita. Modusya, memperhatikan kelengahan calon korbannya. Begitu lewat di tempat sepi, keduanya lalu beraksi. Mahendra sebagai eksekutornya. Kemudian, HP hasil rampasan, selain dijual untuk keperluan sehari-hari, juga buat beli sabu,” ungkap Teguh.

Keduanya ditetapkan tersangka, dan kini meringkuk di penjara Polsek Samarinda Seberang. Kepolisian menjerat pelaku dengan pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan.

Sementara, tersangka Mahendra, mengaku sial hingga dia dan Junaedi, akhirnya ditangkap polisi. Gara-garanya, dia pernah hanya mendapatkan pakaian dalam wanita, dari dalam tas milik wanita yang dia begal. “Sial ini, gara-gara pernah dapat sempak dalam isi tas,” aku Mahendra. (006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *