Gelar Sabung Ayam di Hari Idulfitri, Polres Nunukan Sita 25 Sepeda Motor dan Enam Ekor Ayam

Polres Nunukan sita 25 unit sepeda motor dan 6 ekor ayam milik pejudi sabung ayam di Nunukan Selatan, Kamis (13/5/2021). (Foto Istimewa/Niaga.Asia)

NUNUKAN.NIAGA,ASIA-Penjudi sabung ayam di Nunukan yang tetap menyabung ayam bertepatan dengan hari raya Idulfitri digerebek Satuan Samapta Polres Nunukan, hari ini, Kamis (13/5/2021).

Dari arena sabung ayam di tengah perkebunan kelapa sawit Sei Lancang, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, Polisi menyita 25 unit sepeda motor dan 6 ekor ayam sebagai barang bukti.

Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar melalui Kasubag Humas Polres Nunukan, AKP M. Karyadi mengatakan, penggerebekan judi sabung ayam dilakukan sekitar pukul 13:00 Wita oleh 10 personel dipimpin KBO Sat Samapta Polres Nunukan Ipda Endang Sudrajat.

“Silahkan kalo masih ada yang mau coba-coba, Kami Polres Nunukan tidak akan pernah bosan memburu perjudian dalam bentuk apapun,” katanya pada Niaga Asia.

Penggerebekan sabung ayam bertepatan dengan lebaran Idulfitri itu berdasarkan informasi dari masyarakat. Perjudian dibuka tidak lama setelah masyarakat menyelesaikan pelaksanaan ibadah sholat Idulfitri.

“Permainan judi adalah kebiasan buruk yang berpengaruh pada tatanan kehidupan sosial masyarakat, pelaku biasanya tidak mengenal waktu, hal inilah yang terjadi di Nunukan, tidak perduli saat ini sedang perayaan lebaran,” kata Kapolres.

Judi tidak hanya bertentangan dengan hukum negara dan agama. Agama menegaskan prilaku buruk ini dilarang dalam hukum islam. Karena itu, Polres Nunukan menegaskan kembali tidak ada tempat bagi arena perjudian.

“Sangat disayangkan masih ada oknum masyarakat mengisi waktu lebarannya dengan hal-hal buruk seperti perjudian sabung aayam ataupun judi dadu,” sebutnya.

Dilokasi kejadian, Polisi mendapati sejumlah pemain judi sabung ayam, namun pelaku berhasil melarikan diri saat melihat kedatangan petugas. Para pemain meninggalkan ayam-ayam sabung dan sepeda motor milik mereka.

“Mereka keburu berlarian, sedangkan ayam dan sepeda motor milik pemain disita sebagai barang bukti kejahatan,” ucapnya.

Meski telah diberikan tembakan peringatan, para penjudi tetap nekat kabur. Bahkan tembakan tembakan gas air mata yang dilepaskan polisi tetap tidak dihiraukan, mereka  terus saja lari menghindari penangkapan.

Usai membubarkan perjudian, Polisi mengumpulkan semua sepeda motor yang tertinggal di lokasi kejadian yang jumlahnya 25 unit dan 6 ekor ayam sabung serta lapak – lapak judi dadu.

“Semua pelaku berhasil meloloskan diri dari kejaran petugas. Untuk barang bukti sepeda motor dan ayam dibawa ke Polres Nunukan,” terangnya.

 Penulis : Budi Anshori | Editor : Rachmat Rolau

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *