AA
Gubernur Kaltara, H Irianto Lambrie mengantar Wings Air mendarat di Bandara Nunukan.( Foto Infopubdok Kaltara)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA-Setelah Bandara Tanjung Harapan di Tanjung Selor, kemudian Bandara RA Bessing di Malinau, hari Kamis, 20 Desember 2018 sejarah mencatatkan untuk kali pertama Bandara Nunukan didarati oleh pesawat ATR-72 seri 600.

“Sebelumnya pesawat ini telah mendarat di bandara yang sama, namun hanya sebatas ujicoba landasan pacu (runway),” kata Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), H Irianto Lambrie setelah mengantar Wings Air mendarat di Bandara Nunukan, Kamis (20/12).

Gubernur  ikut langsung di pesawat Wings Air milik maskapai Lion Group melakukan penerbangan perdana rute Tarakan-Nunukan dari Bandara Internasional Juwata Tarakan. Alhamdulillah, sekitar 14.10 Wita atau setelah melakukan penerbangan selama 20 menit, pesawat yang kami tumpangi mendarat mulus di Bandara Nunukan.  Turut bersama gubernur  70 penumpang yang ada di dalam pesawat itu, Bupati Nunukan Ibu Hj Asmin Laura Hafidz, Kadishub Kaltara Taupan Madjid dan pejabat lainnya.

Dari Nunukan, dengan pesawat yang sama, yaitu ATR-72 seri 600 dengan Nomor Penerbangan IW-1459, gubernur mengudara lagi dari Bandara Nunukan pada pukul 15.40 Wita dan tiba di Tarakan sekitar pukul 16.10 Wita. “Saat take off hingga landing di kedua bandara, berlangsung mulus,” katanya.

aa
Grafis Infopubdok Kaltara

Lion Group dengan pesawatnya ATR-72 berani membuka penerbangan ke Nunukan, setelah fasilitas dan sarana lainnya sudah memadai. Salah satunya runway. Dari sebelumnya hanya 1400 meter, diusulkan Pemprov Kaltara ke pemerintah pusat dan akhirnya sekarang telah diperpanjang hingga 1.800 meter.

Selama ini bandara di Nunukan hanya didarati pesawat ATR-42, dengan masuknya pesawat yang lebih besar, penumpang juga akan merasa lebih nyaman. Implikasinya juga bakal lebih besar dalam menopang pembangunan di Kaltara, khususnya Nunukan.

Meski harga tiketnya sedikit lebih mahal daripada tiket speedboat, namun diyakini kecepatan waktu, kenyamanan dan keselamatan akan menjadikan transportasi udara ini sebagai rute alternatif baru bagi masyarakat yang akan ke Nunukan.

“Saya juga menyarankan, agar rute penerbangan Wings Air tak hanya sebatas Tarakan-Nunukan, namun bisa menambah rutenya Tarakan-Tanjung Selor-Samarinda. Bahkan, kalau bisa base-nya berada di Tanjung Selor,” ujar Irianto Lambrie. (002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *