aa
Gubernur Isran Noor saat diwawancarai awak media.(dok humasprov kaltim)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Kaltim di usia ke-62 tahun terus berbenah dan pembangunan terus bergerak di segala bidang bahkan semakin menggeliat terutama di bawah kepemimpinan Gubernur H Isran Noor dan  Wakil Gubernur H Hadi Mulyadi. Bagi Gubernur Isran Noor, visi dan misi Kaltim Berdaulat telah ditetapkan kebijakan pembangunan dan seluruhnya menjadi prioritas tanpa ada pembedaan.

Hal itu disampaikannya saat menjawab pertanyaan awak media usai peringatan HUT ke-62 Provinsi Kaltim di Stadion Madya Sempaja Samarinda, Rabu (9/1) terkait komitmen Pemprov Kaltim dalam pembangunan daerah.

Menurut gubernur, pihaknya telah menetapkan visi Kaltim Berdaulat dengan lima misi namun tidak ada yang lebih prioritas tetapi semuanya wajib dilaksanakan serta dituntaskan. “Itu semua konsekuensi dan kebijakan yang harus diperbaiki. Kedepan, daerah yang jauh baik pedalaman, terpencil, perbatasan dan terluar harus adil dan merata pembangunannya,” katanya.

Isran mengungkapkan pembangunan selama ini seperti yang dilaksanakan nasional lebih terkonsentrasi di Pulau Jawa sementara banyak daerah lain perlu perhatian. Kondisi itu lanjutnya, mengakibatkan banyak daerah-daerah yang kurang bahkan belum tersentuh pembangunan maupun dukungan penganggaran.

“Hal itu tidak boleh terjadi di Kaltim. Kita berupaya memberikan perhatian yang serius terhadap seluruh daerah kota dan kabupaten atau perkotaan dengan pedesaan maupun kawasan terpencil, pedalaman dan perbatasan dalam posisi yang sama,” ungkapnya. Gubernur mengakui walaupun masih ada kesenjangan tapi bagaimana upaya keras sehingga bisa memperkecil bahkan menghapuskan kesenjangan itu. (humasprov kaltim)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *