Pjs Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Teguh Setyabudi bersama Plt Bupati Nunukan H. Faridil Murad dan Kadisdukcapil Provinsi Kaltara H. Sanusi (foto Istimewa/Niaga.Asia)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA-Pjs Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H Teguh Setyabudi mengajak seluruh masyarakat Provinsi Kalimantan Utara, mensukseskan pelaksanaan Pilkada Serentak 9 Desember dan kegiatan Sensus Penduduk Tahun 2020.

Ajakan itu disampaikan Teguh saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kaltara, tema “Indonesia Data Tunggal, Indonesia Maju”, di Kabupaten Nunukan, Rabu (30/09/2020)

Rapar koordinasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil dihadiri Plt Bupati Nunukan, H. Faridil Murad dan jajaran Pemerintahan Provinsi Kaltara serta perwakilan Disdukcapil pemerintahan kabupaten/kota Se-Kaltara.

Disebutkan Teguh, demi tertibnya penataan dan penerbitan dokumen serta data kependudukan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcalil) Kaltara menggelar Rapat Koordinasi Pelayanan Dokumen Kependudukan dan Catatan Sipil di kabupaten/kota.

Kegiatan ini dilakukan untuk peningkatan capaian kepemilikan akta kelahiran, Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-e), serta data-data dan kartu identitas lainnya yang berhubungan kependudukan ditiap daerah.

“Indonesia menganut data tunggal, satu orang memiliki satu data kependudukan yang tercacat ditiap Disdukcapil setempat,” kata Teguh.

Ia menambahkan, Rakor yang dihadiri Disdukcapil memiliki tujuan utama yaitu, meningkatakan efektifitas pelayanan administrasi kependudukan dan ketunggalan Nomor Induk Kependudukan (NIK), serta ketunggalan nomor kependudukan.

Dengan adanya Rakor pelayanan dokumen kependudukan, diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam memberikan kemudahan dan ketepatan pelayanan administrasi kependudukan.

“Yang semula diwajibkan aktif adalah masyarakat atau penduduk, sekarang diubah yang aktif adalah pemerintah melalui petugas dengan pola jemput bola,” bebernya.

Juni 2020, Penduduk Kaltara 663.698 Jiwa

Sementara itu, Kadisdukcapil Kaltara H.Sanusi mengatakan, berdasarkan data bersih yang telah diterbitkan Kementerian Dalam Negeri pada semester pertama, jumlah penduduk Provinsi Kalimantan Utara sebanyak 663.698 jiwa.

“Ini sudah diklarifikasi dan dipastikan, bahwa tidak ada double identitas dalam data Dukcapil Kaltara, terangnya.

Lebih lanjut, Sanusi berharap agar Disdukcapil Kaltara dapat bersinergi dengan Disdukcapil kabupaten/kota untuk memaksimalkan pencapaian target. Kedepan pemerintah kiranya dapat memfasilitasi dan memastikan semua penduduk memiliki NIK. (adv)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *