Harga Emas Naik, Warga Samarinda Berbondong-Bondong Jual Perhiasan

Pemilik Toko Emas Maha Agung, Amir. (niaga.asia/Nur Asih Damayanti)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Dalam tiga bulan terakhir harga emas di kota Samarinda terus merangkak naik hingga Rp1,75 juta untuk emas 22 karat dan Rp1,95 juta untuk emas kadar 23 karat. Kondisi itu memicu aktivitas jual-beli emas yang masif di sejumlah pusat perbelanjaan emas.

Seperti terlihat di salah satu pusat perbelanjaan emas di Mall Mesra Indah kawasan Pasar Pagi Jalan KH Khalid, Samarinda, masyarakat begitu memadati gerai-gerai perhiasan.

Mereka memanfaatkan momentum kenaikan harga emas ini, dengan menjual koleksi pribadi, maupun tukar tambah emas.

Pemilik Toko Emas Maha Agung yang telah berjualan emas lebih dari dua dekade, Amir, 60 tahun, menerangkan, kenaikan harga emas ini terasa konsisten dalam tiga bulan terakhir ini. Kenaikan harga ini mencangkup hampir seluruh kadar emas yang tersedia di pasaran.

“Sekarang emas 22 karat harganya Rp1,75 juta per gram. Kalau emas 23 karat sudah Rp1,95 juta per gram. Ini naiknya sudah sekitar tiga bulanan,” kata Amir saat ditemui di tokonya, Minggu 4 Januari 2026.

Emas yang dijual di Toko Maha Agung. (niaga.asia/Nur Asih Damayanti)

Amir bilang, Toko Emas Maha Agung yang buka dari pukul 09.30 hingga 22.00 Wita itu, harga jual emas sangat variatif tergantung kadarnya.

Dia menerangkan untuk emas kadar 700 setara 16-17 karat yang mengandung kurang lebih 70 persen emas murni, emas tersebut berada di kelas menengah dan biasa digunakan sebagai perhiasan harian.

Untuk emas 16–17 karat atau kadar 700 harganya berada di kisaran Rp 1,4 juta hingga Rp 1,45 juta per gram. Sementara itu, toko ini juga menjual emas Banjar yang berada di kisaran harga Rp1,2 juta hingga Rp1,3 juta per gram.

Kemudian untuk emas kadar 375, setara dengan 9 karat, berada di kisaran Rp750 ribu hingga Rp850 ribu per gram. Di antara semua jenis emas yang dijual, masyarakat lebih banyak memilih emas kadar 375.

Toko emas ini menjual berbagai model perhiasan mulai dari cincin, kalung, gelang, anting dan lainnya.

“Kadar 375 ini paling banyak dipilih karena lebih terjangkau untuk pemakaian harian,” ujar Amir.

Untuk perdagangan sehari-hari, Toko Emas Maha Agung juga melayani jual-beli dan tukar tambah emas. Bagi masyarakat yang ingin menjual emasnya di toko itu, potongan yang ditetapkan hanya Rp25 ribu per gram dengan harga jual emas mengikuti harga terkini di pasaran.

“Kalau mau jual, kita belinya ikuti harga emas sekarang, bukan awal beli seperti di suratnya. Potongannya hanya Rp25 ribu per satu gramnya,” jelas Amir.

Tingginya harga jual emas membuat warga ramai menjual emas. (niaga.asia/Nur Asih Damayanti)

Lonjakan harga emas saat ini cukup terasa jika dibandingkan dengan kondisi sebelumnya. Amir menjelaskan sekitar enam bulan lalu, harga emas masih berada di kisaran Rp1,2 juta per gram, sebelum kemudian terus mengalami kenaikan hingga sekarang.

“Kenaikan jual emas bisa sampai 60-80 persen kalau di hari libur, dibandingkan hari normal berkerja,” terangnya.

Selain menjual perhiasan jadi, Toko Emas Maha Agung juga melayani pembuatan perhiasan custom, seperti cincin nikah. Pelanggan dapat menentukan desain, berat emas, hingga menambahkan ukiran nama sesuai permintaan. Selain emas, toko ini juga melayani pembuatan cincin berbahan perak.

“Untuk pembuatan cincin custom, ongkos jasa pengerjaan berada di kisaran Rp150 ribu per cincin, sudah termasuk penyesuaian ukuran jari dan ukiran nama, perak sekitar Rp130 ribuan,” demikian Amir.

Penulis: Nur Asih Damayanti | Editor: Saud Rosadi

Tag: