Hasil Tes Urine Negatif, ASN Pengadilan Negeri Nunukan Bebas Narkoba

Pemeriksaan urine pegawai Pengadilan Negeri Nunukan (foto Istimewa/Niaga.Asia)

NUNUKAN.NIAG.ASIA-Bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Nunukan, Kantor Pengadilan Negeri Nunukan menyelenggarakan deteksi dini pencegahan narkotika melalui tes urine yang diikuti 16 orang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ketua PN Nunukan Candra Nurendra mengatakan, deteksi dini pencegahan narkotika melalui tes urine adalah wujud implementasi Inpres nomor 2 tahun 2020 tentang rencana aksi nasional Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

“Tujuan utama tes urine adalah menjaga integritas aparatur pengadilan, kita harus memberikan contoh dengan berperilaku baik dan bersih dari narkoba” katanya, Senin (16/11).

Secara terpisah, Kepala BNN Kabupaten Nunukan Kompol Sunarto berharap, sinergi pemberantasan narkotika dapat terus berjalan.

Program  P4GN memiliki tujuan tidak hanya sebagai pencegahan, tapi pula pemberantasan  dan peredaran.

“Melawan narkotika tidak mengenal waktu, masa pendemi tetap harus mencegah penularan barang terlarang ini,” tuturnya.

Selama kegiatan berjalan, petugas BNNK ataupun peserta tes urine diharuskan tetap menjalankan protokol kesehatan dimulai dari, pengecekan suhu tubuh, menjaga jarak, memakai masker dan mencucui tangan.

Protokol kesehatan menjadi harga mati dalam kegiatan di masa pendemi, semua bentuk pekerjaan yang melibatkan orang banyak harus berpedoman pada pencegahana penularan Covid-19.

“Tes urine berjalan, protokol kesehatan juga harus jalan, kedua sisi sama-sama bekerja menjalankan aturan,” bebernya.

Tes urine yang dimulai pukul 09.00 WITA di ruang sidang utama PN Nunukan pengisian formulir oleh Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK Nunukan Murjani Shalat.

Pengisian formulir mengedepankan kejujuran, jika saat ini sedang mengkonsumsi obat-obatan, maka sampaikan jenis obat apa dan dari mana sumber obatnya, sebab obat-obatan jenis tertentu dapat mempengaruhi hasil pengujian urine.

“Tolong sampaikan secara jujur dan benar, kalau mengkonsumsi obat, silahkan sebut nama obatnya dan dari mana mendapatkan obat,” kata Murjani.

Setiap sample urine dilakukan pemeriksaan menggunakan pengujian rapid test narkoba 6 parameter yang hasilnya dapat langsung diketahui dengan cepat dan akurat.

hasil pemeriksaan akhir tim kesehatan BNNK Nunukan menyimpulkan, bahwa seluruh sample urine yang telah diambil tidak ditemukan unsur-unsur zat yang terhubungan dengan narkoba ataupun obat-obatan terlarang.

“Ini tes urine pertama kali di PN Nunukan dan hasilnya semua negatif, tidak ditemukan kandungan zat terlarang,” bebernya. (002)

Tag: