HIPMI: Usia 129 Tahun, Modal Balikpapan Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Ekonomi

Ketua HIPMI Kota Balikpapan Adam Dustin Bhakti usai menghadiri upacara HUT ke-129 Balikpapan di Balai Kota, Selasa 10 Februari 2026. (niaga.asia/Heri)

BALIKPAPAN.NIAGA.ASIA – Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Balikpapan, Adam Dustin Bhakti, menilai peringatan Hari Ulang Tahun ke-129 Kota Balikpapan sebagai momentum penting untuk memperkuat optimisme, di tengah tantangan ekonomi global dan domestik.

Menurutnya, usia Balikpapan yang telah matang menjadi modal kuat untuk terus bertumbuh, khususnya dari sisi perekonomian daerah.

“Di usia 129 tahun ini, Balikpapan sudah sangat matang. Kami di HIPMI meyakini, baik menghadapi tantangan global maupun tantangan di tingkat lokal, kota ini tetap memiliki potensi besar untuk terus tumbuh, terutama jika seluruh elemen masyarakat berjalan selaras dengan semangat harmoni yang berkelanjutan,” kata Adam usai mengikuti upacara di Balai Kota, Selasa 10 Februari 2026.

Dia menekankan pentingnya kolaborasi lintas elemen dalam menjaga pertumbuhan ekonomi kota. Adam berharap seluruh komponen masyarakat dapat terus bergandengan tangan untuk mendorong aktivitas ekonomi, meski situasi ekonomi nasional saat ini masih dalam tekanan.

Adam juga mengapresiasi suasana peringatan HUT ke-129 Balikpapan yang dinilainya berlangsung sederhana, khidmat dan bersahaja. Kehadiran lintas generasi dan para pemimpin terdahulu, menurutnya menjadi simbol kuatnya kebersamaan dan harmoni di kota ini.

“Walaupun di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah dan adanya kebijakan efisiensi, Balikpapan tetap mampu merayakan hari jadinya dengan penuh khidmat dan sederhana. Ini menunjukkan kekuatan sosial yang kita miliki,” ujarnya.

Terkait sektor ekonomi yang berpotensi menjadi penggerak ke depan, Adam menilai sektor pangan akan menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan.

Hal ini sejalan dengan arah kebijakan nasional yang menempatkan ketahanan pangan dan energi, sebagai fondasi pembangunan jangka panjang.

“Menurut saya pribadi, sektor pangan akan sangat bertumbuh. Program pemerintah pusat seperti Makan Bergizi Gratis terus berjalan, dan ini sejalan dengan visi ke depan bahwa ketahanan pangan dan ketahanan energi menjadi dasar bagi kemakmuran Indonesia,” jelas Adam.

Penulis: Heri | Editor: Saud Rosadi

Tag: