aa
Ilustrasi

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Hotel berbintang berjaringan di Samarinda, diduga  memfasilitasi muncikari plus pekerja seks komersial. Muncikari tersebut mengontrak bulanan kamar hotel berbintang di Jalan Hidayatullah dan di Jalan Untung Suropati.

Terbongkarnya keberadaan muncikari plus tersebut setelah mencuri foto seorang remaja perempuan dan memasangnya di instagramnya. Hal itu kemudian diketahui oleh orang tua si remaja yang fotonya dipakai jadi profil dalam upaya menggaet laki-laki hidung belang.

Orang tua remaja perempuan yang fotonya dipakai si muncikari, kemudian menghubungi dan meminta foto anaknya untuk dihapus. “Semula si muncikari tidak mengaku, tapi setelah saya ancam akan melaporkan ke Polisi, baru si muncikari tersebut menghapus foto anak saya,” kata Bunga, sebut saja begitu ketika menceritakan ke Niaga.Asia, Kamis (4/4/2019).

Muncikari plus yang dimaksud di berita ini adalah, penghubung PSK dengan hidung belang, tapi saat bersamaan juga melayani laki-laki hidung belang layaknya PSK. Berdasarkan kontak-kontak yang dilakukan Niaga.Asia, apa yang disebutkan di atas ada benarnya.

“Saya juga bisa di-BO tapi harus ada DP (uang muka), setelah saya pastikan DP sudah ditransfer, baru saya kasih tau nomor kamar saya dan di lantai berapa,” ungkapnya.

Adapun tarifnya, kata muncikari plus tersebut, sebut saja namanya Mawar (bukan nama sebenarnya, untuk layanan seksual 1 jam Rp 700 ribu, untuk 2 jam Rp 1,3 juta, layanan 3 jam Rp 1,6 juta, sedangkan untuk long time atau 8 jam Rp4 juta.

“Itu sudah include dengan sewa kamar,” kata Mawar. Tentang layanan seksual yang diberikan, Mawar menyatakan full service. “Kalau serius, transfer dulu DP ke rekening saya, 0342732xxx,” katanya menyebut nama bank tertentu. (001)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *