aa
Warna merak kawasan IKN Baru.

SEPAKU.NIAGA.ASIA-Rencana pemindahan ibu kota negara (IKN)  ke Kaltim ternyata mulai berdampak terhadap pengelolaan areal kawasan wisata Bukit Bangkirai di Samboja, Kutai Kartanegara. Kawasan yang dalam konsesi PT Inhutani I yang ada di sekitar IKN dipasangi orang plang oleh oknum-oknum.

Kepala Unit Usaha Jasa Wisata Hutan Bukit Bangkirai, Tamrin Asri, sebagaimana diungkap disitus resmi kaltimprov.go.id mengatakan, beberapa waktu terakhir ini mulai banyak klaim atas tanah yang konsesinya dimiliki oleh PT Inhutani I tersebut.

“Dengan adanya kabar IKN (ibu kota negara) ini mulai banyak plang-plang. Ada plang koperasi, tanah adat dan kesultanan Kutai Kartanegara,” ungkap Tamrin.

Namun setelah dilakukan pengecekan dan penelusuran data. Ternyata berbagai klaim kepemilikan tanah itu semua tidak benar. “PT Inhutani I selanjutnya mengarahkan penyelesaian permasalahan klaim masyarakat ini melalui jalur hukum,” kata Thamrin.

aa
Hutan dalam konsesi PT Inhutani I.

Hutan asli

Menurut Tamrin,  luas kawasan Bukit Bangkirai secara keseluruhan mencapai 1.230 hektar. Sedangkan luas hutan alam yang masih asli sekitar 510 hektar.

“Areal ini akan terus kami jaga, sekaligus menjadi wisata edukasi, wisata alam dan ecotourism. Jadi hutan ini tidak boleh rusak. Kita manfaatkan dari jasa lingkungannya,” kata Tamrin Asri kepada para wartawan di lokasi Canopy Bridge Bukit Bangkirai, Sabtu (26/10/2019).

Ribuan jenis pohon tumbuh di areal ini. Ada Ulin, Bangkirai, Meranti, Jengkol Hutan, Semangkok, Gaharu dan berbagai jenis tumbuhan hutan lainnya. Ada pula berbagai tumbuhan obat seperti Bajaka dan Akar Kuning.

“Di areal 510 hektar ini ada sekitar 2.800 jenis flora dan fauna yang didominasi shorea laevis atau Bangkirai. Ada juga sekitar 3.000 jenis jamur, 13 jenis rotan, 24 jenis anggrek dan 113 jenis burung, serta jenis mamalia dan serangga lainnya,” papar Tamrin.

Potensi wisata Bukit Bangkirai ini diyakininya akan semakin menarik jika kelak lokasi ibu kota negara benar-benar dibangun tidak jauh dari hutan yang masih asri dan sejuk ini.

Tahun 2018 lalu, kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri ke Bukit Bangkirai mencapai 21.000 orang. Jumlah kunjungan ke lokasi wisata yang identik dengan jembatan yang terhubung di antara pepohonan di ketinggian 25-30 meter (canopy bridge) ini diprediksi akan semakin tinggi dengan kehadiran ibu kota negara di dekat kawasan ini. (001)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *