aa
ilustrasi

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Indeks Demokrasi  Indonesia IDI Kalimantan Timur tahun 2017 sebesar 72,86, dalam skala 0 sampai 100. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan dengan angka IDI 2016 yang sebesar 73,64.

Capaian kinerja demokrasi Kalimantan Timur tersebut masih berada pada kategori “sedang”. Klasifikasi tingkat demokrasi dikelompokkan menjadi tiga kategori yakni “Baik” (indeks lebih dari 80), “sedang”( indeks antara 60 – 80), dan”Buruk” (indeks kurang dari 60)

Demikian temuan Biro Pusat Statiktik (BPS) Kaltim atas pantauan indeks demokrasi di Katim sepanjang tahun 2017 yang dipublis awal September 2018.

BPS menyebut, perubahan angka IDI Kalimantan Timur dari  2016 ke 2017 dipengaruhi 3 aspek demokrasi yakni (1) Kebebasan sipil yang naik 5,08 poin (dari 78,25 menjadi 83,33), (2) Hak –hak politik yang turun 11,18 poin (dari 78,35 menjadi 67,18), dan (3) Lembaga-lembaga demokrasi yang naik 8,36 poin (dari 60,36 menjadi 68,72)

Dijelaskan pula, IDI Kalimantan Timur adalah indikator komposit yang menunjukkan tingkat perkembangan Demokrasi di Kalimantan Timur. Tingkat capaiannya diukur berdasarkan pelaksanaan dan perkembangan tiga aspek demokrasi, yaitu kebebasan sipil (Civil Liberty), Hak-hak politik (Political Rights) dan Lembaga-lembaga Demokrasi (Institution of Democracy). Metode IDI menggunakan 4 sumber data yaitu : (1) review surat kabar lokal, (2). Review dokumen (Perda, Pergub, Dll), (3). Focus Group Discussion (FGD), dan (4) Wawancara Mendalam. (001)

Berita Terkait