Mobil PCR milik Pemkot Samarinda (foto : istimewa/Dinkes Samarinda)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Satgas Covid-19 Kalimantan Timur melaporkan, per Rabu (12/8), ada 3.063 sampel swab menunggu giliran diperiksa di laboratorium Covid-19. Penumpukan lebih dari 3.000 sampel itu disebabkan sejumlah kendala.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalimantan Timur Andi Muhammad Ishak mengatakan, sampel swab di kabupaten dan kota, di luar kota Balikpapan dan Tenggarong yang memiliki alat Polymerase Chain Reaction (PCR), memang diperiksa di UPTD Labkesda Dinkes Kalimantan Timur, dan RSUD AW Sjachranie, di Samarinda.

“Kondisi laboratorium sekarang, sampel yang kami terima, kita teruskan ke 2 laboratorium Labkesda dan RSUD AW Sjachranie. Ada beberapa hal menyebabkan keterlambatan pengujian sampel,” kata Andi, dalam penjelasan virtual, Rabu (12/8).

Andi menerangkan, RSUD AW Sjachranie saat ini mengalami hambatan, bahkan tidak bisa melakukan pemeriksaan melalui PCR. “Karena alat PCR menunggu spare part yang masih menunggu pengiriman. Mudah-mudahan pekan depan bisa datang,” ujar Andi.

‘Maka dari itu, kapasitas pemeriksaan mengalami hambatan dari sampel yang dikirimkan ke provinsi. Sedangkan di Labkesda, kemarin sempat kekurangan reagen di Labkesda. Hanya kondisinya di Labkesda ini mengakibatkan penumpukkan sampel,” tambah Andi.

Kasus Covid-19 Kalimantan Timur per hari Rabu (12/8) (Sumber : Dinkes Kaltim)

Untuk itu lanjut Andi, Dinkes Kalimantan Timur mengupayakan melakukan pemeriksaan dengan bekerjasama dengan laboratorium Universitas Mulawarman Samarinda.

“Kami juga jajaki kerjasama dengan pihak lain, seperti RSUD AM Parikesit. Semoga sanggup menerima. Karena riil-nya, ada 1.700 sampel menunggu untuk diperiksa,” tambah Andi.

Masih diterangkan Andi, kedepannya juga rencana kedatangan mobil PCR milik Pemkot Samarinda, akan cukup membantu penyelesaian pemeriksaan sampel swab.

“Kita akan terbantu dengan pengoperasian mobil PCR di Samarinda. Kami juga berencana akan mendatangkan mobil PCR untuk mempercepat proses pemeriksaan sampel nantinya,” demikian Andi. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *