Inilah yang Akan Dikerjakan Isran-Hadi Tahun 2018-2023

aa
DR. Ir H Isran Noor, M.Si menrima ucapan selamat dari Presiden Joko Widodo setelah dilantik menjadi Gubernur Kaltim, Senin (1/10) di Istana Negara.

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim Periode 2018-2023, H Isran Noor dan H Hadi Mulyadi sudah dilantik, diambil sumpah dan janjinya oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, hari Senin (1/10). Keduanya lebih cepat menjadi kepala daerah dan wakil kepala daerah, karena Gubernur Kaltim, H Awang Faroek Ishak yang baru berakhir maja jabatannya 17 Desember 2018 maju sebagai calon anggota DPR-RI melalui Partai NasDem di Pemilu 2019.

Banyak orang bertanya-tanya apa yang akan dikerjakan keduanya yang di pemilihan gubernur mengusung misi Kaltim Berdaulat. Konsep Berdaulat yang diusung Isran-Hadi juga dipertanyakan Awang Faroek Ishak. Sebaliknya, keduanya juga tidak begitu menjelaskan saat berkampanye maupun dalam debat-debat pasangan cagub dan cawagub yang dilaksanakan sebanyak tiga kali.

Kalau melihat dalam dokumen visi dan misi yang diserahkan keduanya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Timur, yang dimaksud Isran-Hadi dengan Berdaulat adalah DAmai, unggUL, dan kuAT. Atau dengan kata lain, keduanya dalam lima tahun ke depan ingi mewujudkan Kaltim yang Damai, Unggul, dan Kuat dalam segala bidang.

Dengan demikian, kata keduanya dalam visinya,yang akan dikerjakannya lima tahun ke depan adalah membuat Pemerintahan Kalimantan Timur  memiliki kemantapan, kemandirian dan daya saing untuk mengatur  dan mengelola sumber daya daerahnya secara otonom untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan rakyatnya.

Lebih rinci dijabarkan dalam tujuan sebagai berikut; Pertama; Kaltim mampu memiliki kemantapan  dalam pemerintahan, hukum dan pelayanan publik. Kedua; Kaltim  mampu mewujudkan kemandirian dalam ekonomi kerakyatan dan ketercukupan kebutuhan dasar. Ketiga; Kaltim mampu mewujudkan kemandirian dalam pengelolaan sumber daya alamnya secara berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Keempat; Kaltim mampu melahirkan sumber daya manusia yang berkarakter, berkualitas dan memiliki daya saing.

aa
H Hadi Mulyadi, S.Si, M.Si, menerima Keppres sebagai Wakil Gubernur Kaltim Periode 2018-2013 dari Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Senin (1/10).

Sedangkan misinya lima tahun ke depan adalah, Pertama; mewujudkan birokrasi pemerintahan yang bersih, harmonisasi dengan pemerintahan kabupaten/kota, pelayanan publik yang prima, pengelolaan keuangan dan aset daerah  yang akuntabel, serta berperan aktif dalam penegakan hukum demi terwujudnya keadilan sosial.

Kedua; dalam penerapan regulasi pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dengan memaksimalkan penyerapan tenaga kerja lokal dan mendorong lahirnya industri hilir serta mewujudkan ketahanan energi untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat Kalimantan Timur.

Ketiga;  dalam pembangunan insfrastruktur dan kewilayahan di seluruh daerah Kalimantan Timur untuk pemerataan, inter-koneksi dan harmonisasi antar daerah Kabupaten/Kota sehingga menjamin kelancaran arus barang dan jasa serta iklim investasi daerah yang lebih baik untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Kalimantan Timur, rasionalisasi dan harmonisasi penataan ruang (RTRW) untuk memberikan jaminan terhadap keberlanjutan pembangunan ekonomi dan ekosistem

Keempat; dalam pemberdayaan ekonomi wilayah dan ekonomi kerakyatan, ekonomi kreatif, jasa dan pariwisata dengan memberikan bantuan modal usaha, pendampingan teknis dan manajerial, serta bantuan pemasaran pada usaha kecil dan menengah dalam rangka meningkatkan produktivitas dan kemandirian usaha.

Kelima; dalam mewujudkan ketahanan pangan dan pengembangan komoditas agroindustri unggulan dan andalan yang strategis, perikanan dan kelautan,  peternakan serta  mewujudkan ketercukupan sandang dan papan.

Keenam; dalam pembangunan sumber daya manusia dengan penerapan pendidikan agama dan moral dalam sistem pendidikan yang terpadu dengan ilmu pengetahuan dan penguasaan teknologi untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Kalimantan Timur yang berakhlak mulia, sehat, cerdas, terampil dan berdaya saing.

Ketujuh; dalam pemberdayaan Perempuan,   Pemuda dan Penyandang Disabilitas dengan memberikan ruang partisipasi yang seluas-luasnya serta meningkatkan prestasi Olah Raga dan Seni Budaya hingga tingkat Internasional. Kedelapan; dalam pengelolaan lingkungan dengan  memperhatikan tata guna lahan, pengurangan emisi dan perubahan iklim sehingga terwujud peningkatan kualitas lingkungan hidup.

aa
Dr. Ir. H Isran Noor dan istri menerima ucapan selamat dari H Awang Faroek Ishak.

PROGRAM PRIORITAS KALTIM  2018-2023

Selanjutnya berdasarkan visi dan misi tersebut, Isran-Hadi menyusun aksi berupa program prioritas pembangunan Kaltim  Periode 2018-2023.

MISI 1 : Pemerintahan & Pelayanan Publik.

Harmonisasi dan Sinkronisasi Pemerintah Provinsi dan Kab/kota. Memberikan tugas pembantuan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi kepada Pemda Kab/kota dalam urusan-urusan strategis. Memudahkan perizinan yang terkait dengan provinsi agar dapat diselesaikan di Pemerintah Kab/Kota.

MISI 2 : Pengelolaan SDA, Industri  & Tenaga Kerja.

Penerapan regulasi  eksploitasi SDA Kaltim. Penerapan tata niaga  BBM di seluruh wilyah Kaltim melalui Perusda.Membuka  250.000 lapangan kerja baru sektor industri hilir migas dan pertambangan.

MISI 3: Insfrastruktur, Energi & Informasi

Pembangunan dan peningkatan jalan provinsi kelas 1 berbasis ekonomi kewilayahan. Penyediaan Listrik di seluruh Desa berbasis potensi lokal. Membangun akses telekomunikasi dan internet di pusat Desa. Pembangunan pipa transmisi air baku Sungai Mahakam untuk Kota Balikpapan, Bontang dan Samarinda. Peningkatan Pelabuhan Internasional Teluk Balikpapan menjadi Pelabuhan Ekspor Internasional. Rasionalisasi dan harmonisasi penataan ruang (RTRW) .

MISI 4 : Berdaulat dalam pemberdayaan ekonomi kerakyatan

Meningkatkan PAD hingga sebesar Rp. 32 T melalui peningkatan hasil usaha daerah. Modal usaha 100 Milyar pertahun tanpa jaminan bagi usaha kecil dan menengah dengan pola pendampingan. Meningkatkan peran BUMDES untuk meningkatkan ekonomi desa. Pengembangan pariwisata  berbasis kerakyatan dan potensi daerah.

MISI 5: Kebutuhan Dasar Pangan, Sandang & Papan

Mencetak 1 juta Ha lahan pertanian, perkebunan dan peternakan baru pada lahan kritis untuk rakyat. Membangun 10 Sentra Perikanan Mandiri disepanjang pantai dan danau Kaltim untuk mewujudkan nelayan sejahtera. Mempermudah investasi  Usaha dan Industri Pertanian. Bantuan 25.000 rumah layak huni untuk keluarga pra sejahtera.

Misi 6: SDM

Membangun SMA/SMK Negeri Terpadu (Boarding School) di setiap Kab/Kota. Menyalurkan 6.500 per tahun  Bea Siswa Kaltim Tuntas untuk melahirkan Sarjana Membangun Desa. Memaksimalkan SMK dan membuka BLK untuk mencetak 150.000 tenaga kerja handal. Mengembalikan fungsi dan pengelolaan RSI Samarinda. Pemerataan kualitas pendidikan melalui sistem pendidikan jarak jauh (Distance Learning System) Meningkatkan insentif guru dan tenaga kependidikan SMA/SMK/MA negeri dan swasta untuk memenuhi standar upah minimum serta memberikan tambahan tunjangan kemahalan bagi guru dan tenaga kependidikan di daerah terpencil/perbatasan. Meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan SMA/SMK/MA memenuhi standar pelayanan minimal di bidang Pendidikan. Meningkat Puskesmas Kecamatan menjadi Rumah sakit Type C. Memberikan tunjangan kemahalan bagi dokter dan paramedis yang bertugas di daerah terpencil/perbatasan. Pemberian santunan bagi lansia keluarga pra sejahtera.

MISI 7: Perempuan, Pemuda & Disabilitas

Pemberian modal usaha bagi kelompok usaha perempuan, pemuda dan Penyandang Disabilitas. Peningkatan kapasitas perempuan, pemuda dan Disabiltas. Pemberian insentif bagi atlet dan pekerja Seni yang mencapai prestasi ditingkat Internasional. Optimalisasi sarana dan prasarana Olahraga yang telah terbangun. Menjadikan Anjungan Kaltim di TMII sebagaai sekolah seni budaya Kaltim.

MISI 8: Lingkungan Hidup

Pemberian bantuan keuangan untuk prioritas penanganan banjir di kota Samarinda, Balikpapan dan Bontang. Meminimalisir kerusakan dan kebakaran hutan. Rehabilitasi 492 ribu Ha Hutan Lindung. Pengendalian pencemaran tanah, air dan udara Pengerukan Danau Jempang, Semayang dan Melintang untuk pengendalian banjir, perikanan dan parawisata. (intoniswan)