aa
Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Ditjen PPR Kemenkeu) Loto Srinaita Ginting dalam peluncuran Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR008 di Jakarta, Kamis (5/9). 

JAKARTA.NIAGA.ASIA-Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) meluncurkan Savings Bond Ritel Seri 008 (SBR008) di Patio Venue, Jakarta pada Kamis, (05/09).

Berbeda dengan SBR007, Mitra Distribusi (Midis) SBR008 bertambah menjadi 22 Midis dengan bergabungnya lembaga persepsi seperti Bukalapak, Tokopedia, dan Finnet sebagai kanal pembayaran.

“SBR008 memiliki kupon minimal mengambang (floating with floor) sebesar 7,20% mengikuti BI Repo Rate dengan tenor 2 tahun,” kata Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Ditjen PPR Kemenkeu) Loto Srinaita Ginting dalam peluncuran Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR008 di Jakarta, Kamis (5/9). 

Para investor cukup menginvestasikan antara Rp1 juta hingga Rp3 miliar untuk berinvestasi pada instrumen yang aman ini karena dijamin oleh pemerintah. Pemesanan dapat dilakukan mulai tanggal 5-19 September 2019 secara online (e-sbn) atau dengan menghubungi Mitra Distribusi yang bekerjasama.

Hanya diperlukan 4 langkah mudah untuk memiliki SBR008 ini yaitu melakukan registrasi, pemesanan, pembayaran, dan konfirmasi. Untuk keterangan lebih lanjut, klik tautan berikut ini: www.kemenkeu.go.id/sbr.

(001)

 

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *