aa
Gubernur Kaltara, H Irianto Lambrie bersama Wakilnya, H Udin Hianggio meninjau layanan kesehatan yang diberikan Dokter Terbang di Puskemas Aji Kuning, Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan. (Foto Infopubdok Kaltara)

SEBATIK.NIAGA.ASIA-Setelah melakukan Safari Ramadan di Pulau Nunukan, Selasa (28/5/2019), esok harinya, Rabu Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. Ir. H Irianto Lambrie, MM bersama Wakilnya, H Udin Hianggio dan rombongan kembali melanjutkan kegiatan Safari Ramadhan di Pulau Sebatik, yang masih bagian dari Kabupaten Nunukan.

Di Sebatik yang merupakan yang berbatasan langsung dengan Malaysia, Irianto dan Udin  berkempatan meninjau kegiatan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis di Puskesmas Aji Kuning, Sebatik Tengah. “Ini merupakan bagian program Dokter Terbang yang diselenggarakan oleh Pemprov Kaltara melalui Dinas Kesehatan.,” kata gubernur.

Dalam ksempatan itu gubernur juga   menginformasikan adanya program pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan Pemprov Kaltara ini.  Informasi dari Dinas Kesehatan, hingga siang tadi ada 52 pasien anak yang dilayani dokter spesialis anak, kemudian 110 warga mendapat pelayanan dokter spesialis penyakit dalam. “Dari yang saya lihat tadi memang banyak anak kecil yang menderita batuk dan alergi mendapatkan perawatan ini,” kata gubernur.

Kepada masyarakat,  gubernur mengimbau, utamanya bagi orangtua untuk mengawasi pola makan dan minum putra-putrinya, serta membudayakan penataan sanitasi lingkungan yang bersih dan sehat. Perhatikan juga status gizi anak-anak .

Apabila ada gejala stunting, segera laporkan kepada ketua RT untuk kemudian berkoordinasi dengan tim monitoring untuk membawa dan merawatnya di rumah sakit. “Apabila tak bisa ditangani, maka akan dirujuk ke RS Provinsi di Tarakan. Melalui petugas kita di lapangan, kita siap melayani,” ujar gubernur lagi.

Ponpes Mutiara Bangsa

Masih di Sebatik, tadi Irianto dan Udin juga meninjau Pondok Pesantren (Ponpes) Mutiara Bangsa yang terletak di Desa Padaidi, Tanjung Aru, Sebatik, Nunukan.  Keberdaan Ponpes tersebut, kata gubernur, sangat menyenangkannya.

aa
Gubernur Kaltara, H Irianto Lambrie bersama Wakilnya, H Udin Hianggio dalam Safari Ramadan ke Sebatik mengunjungi Ponpes Mutiara Bangsa. (Foto Infopubdok Kaltara)

“Kita bersyukur, dalam upaya memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak bangsa, Ponpes ini menerima banyak bantuan dari pusat juga provinsi. Bahkan, untuk wilayah Nunukan, mungkin Ponpes Mutiara Bangsa ini yang memiliki gedung cukup bagus,” kata gubernur. Irianto menyampaikan respek dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pengelola juga masyarakat sekitar yang telah aktif membantu menjaga dan membesarkan Ponpes Mutiara Bangsa.

Sebagai wilayah perbatasan, lanjut gubernur, ada beberapa program pemerintah yang akan dilakukan di Sebatik. Seperti di antaranya pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang insya Allah akan dimulai tahun ini. “Kemudian atas gagasan kita, juga akan dibangun Toko Indonesia di Pulau Sebatik,” terangnya.

aa
Gubernur Kaltara, H Irianto Lambrie bersama Wakilnya, H Udin Hianggio dalam Safari Ramadan ke Sebatik juga menyempatkan melihat lahan yang dihibahkan masyarakat ke Pemprov Kaltara untuk lokasi pembangunan Toko Indonesia di Sebatik. (Foto Infopubdok Kaltara)

Gubernur juga  meninjau rencana lahan wakaf untuk Toko Indonesia di wilayah Sungai Manurung, Sebatik. Ini untuk yang kedua. Sebelumnya sudah dibangun di Krayan, yang Insya Allah tahun ini sudah selesai dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat perbatasan.  “Dengan adanya Toko Indonesia, diharapkan selain terjaganya stabilitas harga juga akan berimplikasi pada meningkatnya martabat bangsa yang akan memicu kesadaran untuk bela negara,” kata gubernur. (001)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *