Irianto – Irwan Silaturrahmi dengan Jusuf Kalla

Dr. H Irianto Lambrie bersama Irwan Sabri,  didampingi Ketua Umum DPP KKSS, Muchlis Patahna Sabtu sekitar pukul 20.00 WIB diterima silaturahmi, di rumah kediaman HM. Jusuf Kalla (JK)-Wakil Presiden RI (2004 – 2009 dan 2014 – 2019), di Jakarta Selatan. (Foto Infopubdok Kaltara)

JAKARTA.NIAGA.ASIA-Bakal pasangan calon (bapaslon) gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) di Pilkada Tahun 2020, Dr. H Irianto Lambrie bersama Irwan Sabri, Sabtu sekitar pukul 20.00 WIB diterima silaturahmi, di rumah kediaman HM. Jusuf Kalla (JK)-Wakil Presiden RI (2004 – 2009 dan 2014 – 2019), di Jakarta Selatan.

Silaturahmi ini difasilitasi oleh dua orang tokoh Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), yaitu Ketua Umum DPP KKSS, Muchlis Patahna dan sekaligus ikut serta mendampingi,  dan Ibu Musdalifah (mantan Ketua KKSS Jawa Tengah dan salah seorang Pimpinan DPP KKSS).

“Sebenarnya keinginan bersilaturahmi kepada Pak JK, sudah cukup lama direncanakan, bahkan pernah saya sampaikan ketika beliau berkunjung ke Kaltara sebagai Ketum Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Ketum Pengurus Pusat Palang Merah Indonesia (PMI) beberapa bulan yang lalu. Namun, karena sesuatu hal salah satunya kesibukan saya dan kesibukan Pak JK, silaturahmi baru malam ini dapat terlaksana,” ungkap Irianto.

Menurut Irianto, ia mengenal Pak JK sebagai seniornya di Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), ketika JK Ketua Kadin Sulsel pada tahun 1985 an, Ketua ICMI Sulsel tahun 1994 an hingga beliau menjabat Wapres RI.

“Disaat sebagai Sekda Kaltim, Pj. Gubernur Kaltara dan Gubernur Kaltara, saya sering bertemu dan ngobrol singkat dengan beliau pada acara-acara kenegaraan dan rapat-rapat nasional, baik di Istana Negara maupun di Kantor Wapres atau tempat lainnya di Jakarta maupun di luar Jakarta,” ungkap gubernur Kaltara ini.

Irianto menambahkan, ia dan isteri juga mengenal baik Ibu Mufidah Jusuf Kalla. Ketika pada Januari 2019, Ibu Mufidah Jusuf Kalla kunker ke Kaltara sebagai Ketum Dekranas Pusat. Ia dan istri, Hj. Rita Ratina Irianto, diajak Ibu Mufidah ikut pesawat dinas Wapres ke Jakarta.

“Ibu Mufidah JK merupakan sosok ibu yang lemah lembut, rendah hati, baik budi, dan sukses mengantarkan Pak JK sebagai Wapres RI dalam dua kali masa jabatan. Bagi saya Pak JK, selain sebagai senior, beliau juga saya anggap sebagai orang yang dituakan,” teragnya.

Irianto mengaku menyukai gaya dan bahasa Pak JK dalam memberikan pengarahan pada berbagai kesempatan, karena gaya bahasanya segar, ada guyonannya yang selalu membuat hadirin tertawa, bahasanya lugas, segar, “aksen Bugisnya” cukup menonjol, cukup singkat, mudah dipahami dan bermakna.

“Karena itulah, penting bagi saya untuk meminta do’a restu, nasehat dan sekaligus memperkenalkan Cawagub pasangan saya, ananda Irwan Sabri, kepada beliau dalam rangka keikutsertaan kami berdua pada Pilgub Kaltara 2020 ini,” ungkap Irianto.

Dalam obrolan santai, penuh suasana kekeluargaan, dan menggembirakan, selama sekitar 30 menit, beliau cukup banyak menyampaikan nasehat, transfer pengalaman beliau yang panjang dan berkualitas, serta hal-hal yang bersifat aktual.

“Terima kasih Pak JK, semoga Bapak dan Ibu Mufidah JK beserta seluruh keluarga senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan oleh Allah SWT, hidup bahagia dunia akhirat bersama seluruh keluarga. Saya juga sampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Bapak Muchlis Patahna dan Ibu Musdalifah dan suami Bapak Djoko Widardjo,” terang Irianto. (adv)

Tag: