dr
DR. H Irianto Lambrie.

NUNUKAN.NIAGA.ASIA-Gubernur Kalimantan Utara, DR. H Irianto Lambrie meminta masyarakat Sebatik mau menghibahkan tanahnya ke pemerintah untuk dijadikan lokasi pembangunan Toko Indonesia. Melalui  Toko  Indonesia pemerin tah terus berupaya memenuhi kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) masyarakat dengan harga wajar di perbatasan.

Hal itu dikatakan Gubernur Kaltara, DR H Irianto Lambrie saat melakukan kunjungan kerja ke Sebatik bersama Wakilnya, H Udin Hianggio, Sabtu (7/4). “Kita sudah dirikan Toko Indonesia di Krayan. Tahun ini apabila memungkinkan kita akan dirikan Toko Indonesia di Sebatik,” ujarnya.

Untuk membangun Toko Indonesia di  Sebatik, kata gubernur,  pemerintah meminta warga Sebatik menghibahkan tanah untuk menjadi lokasi pembangunan Toko Indonesia dan fasilitas pendukungnya. “Letak  toko sebaiknya berada dipinggiran desa atau jauh dari supermarket,” kata Irianto.

Berdirinya Toko Indonesia perbatasan diharapkan mampu mengatasi kelangkaan kebutuhan pokok masyarakat dan setidaknya, harga barang-barang itu bersaing dengan barang Malaysia yang selama ini menguasai pasar di perbatasan Indoensia. “Ada 2 persoalan ekonomi di perbatasan pertama langka dan kedua mahal. Lewat toko Indonesia inilah kita coba menyediakan barang produk Indonesia dengan harga normal,” bebernya.

Tahun Ini Pemerintah Bangun 4 Toko Indonesia di Kaltara

Menurut gubernur, saat ini pembangunan Toko Indonesia masih mengandalkan anggaran daerah, kedepan  Pemprov Kaltara akan mengusulkan bantuan anggaran APBN melalui Kementerian Perdagangan dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

Saat membangun Toko Indonesia di Krayan, Pemprov Kaltara tahun 2017 menganggarkan Rp 7 miliar, anggatan bertahap dilanjutkan tahun 2018 hingga nantinya rampung di tahun 2019 dengan total anggaran sekitar Rp 26 miliar. “Selain Krayan dan Sebatik, perbatasan Lumbis Ogong dan Long Apung masuk dalam perencanaan pembangunan toko Indonesia,” ujarnya.

Irianto menyebutkan, Pemerintah Kaltara tahun 2018 membuka kerjasama bersama TNI angkatan Udara (TNI Udara) dalam hal pengadaan transportasi angkutan barang menggunakan pesawat TNI AU perbatasan Krayan.

Kerjasama ini nantinya dimanfaatkan pemerintah daerah mengirimkan kebutuhan sembako di Toko Indonesia, bahkan jika diperlukan dalam situasi darurat, pesawat TNI siap melayani penerbangan perbatasan. “Saya sudah koordinasi dengan Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Tarakan, mungkin bulan ini TNI sudah menyiapkan pesawat perbatasan Krayan,” sebutnya. (002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *