aa

Bupati Ismunandar berfoto bersama wartawan di Sangatta. Dalam kesempatam itu, Ismunandar ingin fokus penyelesaian pembangunan Kutim yang belum terselesaikan. (foto : hms13)

SANGATTA.NIAGA.ASIA – Pemilihan Bupati Kutai Timur (Kutim) pada September 2020 memang masih terlalu dini dibicarakan. Namun demikian, gaungnya sudah mulai marak di lingkungan masyarakat. Jika dihitung waktu sekitar 16 bulan menuju pesta demokrasi 5 tahunan itu terasa semakin cepat.

Namun sebagai incumbent, Bupati Ismunandar ketika ditanya perihal akan maju dalam Pilkada Kutim 2020, dia menanggapi santai saat bincang hangat dengan rekan-rekan awak media se-Sangatta di Cafe Coffee Gautama Jalan H Masdar, Selasa (28/5/2019). Dia mengaku masih ingin fokus menyelesaikan persoalan pembangunan di Kutim, hingga keuangan daerah.

“Saya masih menuntaskan program pembangunan yang masih tertunda dan secepatnya segera diselesaikan,” tegas Ismu, dimana dalam momen itu didampingi Kepala Bapenda Musyaffa dan Kabag Humas dan Protokol Imam Lutfi.

Ismu menambahkan memang sudah ada beberapa melakukan komunikasi politik, namun dia belum tertarik membahas siapa calon yang akan mendampinginya maju.

“Berjalan normal saja, masih mencari parpol yang mau diajak berkoalisi. Untuk diketahui Partai Nasdem hanya mendapatkan lima kursi di DPRD Kutim, artinya perlu koalisi terlebih dahulu dan ini nantinya yang akan kita cari. Walaupun sudah ada muncul beberapa nama yang diisukan dan sudah banyak di media sosial, pasti kawan-kawan wartawan sudah melihatnya,” tambahnya lagi.

Ismu pun mempersilakan siapa saja yang mau bergabung berkoalisi dengan Partai Nasdem menghadapi Pilkada Kutim 2020.

“Tidak hanya fokus satu atau dua orang saja. Kutim punya banyak calon pemimpin. Negara kita demokratis. Ini lebih baik. Nanti saja berbicara koalisi setelah Lebaran,” pungkasnya. (hms13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *