aa
Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor membuka Seminar Internasional K3 (Samsul/humasprovkaltim)

BALIKPAPAN.NIAGA.ASIA- Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor memuji penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SM K3) di Kaltim terutama di perusahaan-perusahaan. Menurut Isran, mereka semua bekerja keras menerapkan sistem tersebut secara konsisten untuk mencapai zero accident atau nihil kecelakaan kerja.

“Penyelenggaraan K3 di Kaltim bagus. Hampir seratus persen. Kalau pun kemarin ada kejadian, itu hanya kekhilafan.  Harus diperbaiki. Sampai zero accident lagi,” kata Isran Noor menjawab pertanyaan wartawan usai membuka Seminar Internasional K3 di Novotel Hotel Balikpapan, Kamis (14/3/2019).

Isran mengingatkan hal terpenting yang harus dilakukan semua perusahaan adalah mematuhi dan melaksanakan ketentuan K3 dengan baik. Dengan begitu lanjutnya, kecelakaan dan gangguan kesehatan akibat kerja pasti akan bisa dihindari. “Ikuti aturan K3 dan laksanakan. Kalo itu dikerjakan, maka pekerja pasti selamat dan harus sejahtera. Dua saja, selamat dan sejahtera,” kata Isran.

Kepada ratusan peserta seminar, Isran mengingatkan agar memanfaatkan momen seminar ini dengan baik. Karena akan banyak informasi dan tambahan ilmu yang bisa diperoleh dari praktisi-praktisi K3 Indonesia dan dunia. Isran berharap agar daerah-daerah lain di Kaltim mencontoh Kota Balikpapan yang selama bertahun-tahun sukses menjadi kota berbudaya K3 terbaik di Kaltim. “Balikpapan adalah contoh yang baik. Juara beumur hidup untuk K3,” kata Isran.

Seminar internasional ini menghadirkan sejumlah pembicara nasional dan internasional termasuk dari ILO (International Labour Organization) atau Organisasi Buruh Internasional. Yakni Michiko Miyamoto (Direktur ILO Chapter Indonesia dan Timor Leste), Isradi Zainal (Komisi DK3N), Nepos MT Pakpahan (HP HSSE Upstream Pertamina dan Geoffrey James Way (Maketing Manager APAC).

Usai membuka seminar, Gubernur Isran Noor menyempatkan waktu untuk meninjau sejumlah stan K3 yang ada di sekitar arena seminar. Mulai melihat-lihat perlengkapan kerja yang memenuhi standar keselamatan (safety), cek kesehatan dan safety riding (keselamatan berkendara). (humasprov kaltim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *